MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mendorong seluruh elemen masyarakat untuk proaktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan yang digelar sepuluh tahun sekali ini dinilai menjadi momentum strategis untuk memotret kondisi riil perekonomian daerah.
"Sensus ini mencakup seluruh masyarakat, termasuk saya. Jadi mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026," ujar Rico Waas di Medan, Rabu.
Menurut Rico, keberhasilan sensus sangat bergantung pada informasi yang diberikan masyarakat. Ia menekankan pentingnya data yang jujur, lengkap, dan transparan agar hasil pendataan akurat.
"Informasi yang jujur, lengkap dan transparan dari masyarakat menjadi elemen penting dalam proses pengumpulan data petugas," kata dia.
Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ke depan. Sensus Ekonomi terakhir dilaksanakan pada 2016, dan tahun ini kembali digelar serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Medan.
BPS Kota Medan mengerahkan 1.547 petugas mitra statistik untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Para petugas akan melakukan pendataan langsung dari rumah ke rumah dan tempat usaha milik warga di Kota Medan.
Rico memastikan masyarakat tidak perlu khawatir saat didata. Seluruh informasi yang dikumpulkan BPS dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.
"Masyarakat tidak perlu khawatir mengikuti pendataan karena seluruh data yang dikumpulkan BPS dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik," sebut dia.
Proses pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Medan akan berlangsung selama dua setengah bulan. Petugas mulai turun ke lapangan pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Rico mengajak seluruh warga Medan untuk menjadi contoh bagi masyarakat daerah lain dalam menyukseskan program pemerintah. Ia meminta warga memberikan keterangan yang semestinya agar proses pendataan berjalan lancar.
"Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026," ajak Rico Waas.