SERDANG BEDAGAI — Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai tidak hanya meneken kerja sama seremonial. Bupati Sergai H. Darma Wijaya langsung membubuhkan tanda tangan bersama Direktur Poltekkes Kemenkes Medan Tengku Sri Wahyuni dan Rektor UMN Al-Washliyah Firmansyah pada Kamis (18/6/2026) di Sei Rampah. Isi perjanjiannya mencakup empat bidang utama: pendidikan, penelitian, kesehatan, serta pengendalian penduduk dan keluarga berencana—semuanya dibingkai dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Bagi Darma Wijaya, kerja sama ini bukan sekadar dokumen. Ia menekankan bahwa kehadiran dua institusi pendidikan tinggi tersebut diharapkan bisa menjadi katalisator pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Saya merasa senang dan bangga dengan terjalinnya kerja sama ini. Kehadiran perguruan tinggi melalui berbagai program yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sergai diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan daerah,” ujarnya dalam sambutan.
Salah satu sasaran konkret yang disebut Bupati adalah peningkatan angka Harapan Lama Sekolah (HLS) di Sergai. Selama ini, akses pendidikan tinggi masih menjadi tantangan di sejumlah kecamatan. “Melalui kerja sama ini, kita ingin mendorong anak-anak Sergai agar terus bersekolah dan memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pendidikan merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing,” katanya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti efek berganda dari keberadaan mahasiswa di desa-desa. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal. “Semakin banyak mahasiswa yang melaksanakan KKN di Sergai, tentu akan memberikan manfaat bagi masyarakat, dan turut menggerakkan perekonomian lokal. Kehadiran mereka tidak hanya membawa ilmu pengetahuan, tetapi juga menciptakan interaksi yang positif dengan masyarakat,” bilang Darma Wijaya.
Bupati juga berharap sinergi ini melahirkan inovasi berbasis riset. Menurutnya, kajian akademik dari Poltekkes dan UMN Al-Washliyah bisa menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan yang lebih terukur. “Saya berharap dari kerja sama ini akan lahir berbagai ide dan inovasi yang mampu membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempercepat pembangunan daerah, serta menjawab tantangan masa depan dengan tetap mengedepankan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ucapnya.
Turut hadir dalam acara penandatanganan Kepala Bapperida Sergai Romian Parulian Siagian, Kadis Kesehatan Sergai dr. Yohnly Boelian Dachban, jajaran Poltekkes Kemenkes Medan dan UMN Al-Washliyah, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.