Pemprov Sumut dan RS Murni Teguh Teken MoU Rumah Sakit Bertaraf Internasional, Target Kurangi Warga Berobat ke Luar Negeri

Penulis: Tengku Syafri  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:50:01 WIB
Pemprov Sumut dan RS Murni Teguh resmi teken MoU untuk layanan kesehatan bertaraf internasional di Medan.

MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama PT Murni Sadar Tbk, pengelola RS Murni Teguh, menandatangani nota kesepahaman untuk menghadirkan layanan kesehatan bertaraf internasional di Medan. Langkah ini disebut sebagai strategi menekan jumlah warga Sumut yang selama ini memilih berobat ke luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura.

MoU diteken di Kantor Gubernur Sumut, Jumat, oleh Direktur Utama PT Dhirga Surya Sumatera Utara Ari Wibowo dan Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk Dr dr Mutiara MHA MKT. Penandatanganan disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung.

Enam Bulan Persiapan Menuju Perjanjian Konkret

Basarin menjelaskan, MoU ini berlaku selama enam bulan sebagai tahap awal sebelum naik kelas menjadi perjanjian kerja sama (PKS). Ia menekankan perlunya keseriusan dalam menyusun peta jalan agar target tersebut terwujud.

"Mudah-mudahan dalam enam bulan ini MoU tidak diperpanjang, namun bisa menjadi PKS. Ini menjadi perhatian Bapak Gubernur menghadirkan rumah sakit kelas internasional di Sumut," ujar Basarin.

Pemprov Sumut berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan memberikan kemudahan pengadaan peralatan medis, termasuk melalui skema kerja sama operasional (KSO).

Fokus pada SDM dan Teknologi Medis

Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk, Dr dr Mutiara, menyatakan penguatan kompetensi tenaga medis menjadi prioritas utama. Rencananya, akan ada program pelatihan dan kerja sama dengan tenaga ahli internasional.

"Kami ingin masyarakat mendapat layanan kesehatan berstandar internasional tanpa harus berobat ke luar negeri. Melalui penguatan sumber daya manusia, teknologi, dan kolaborasi yang baik, cita-cita ini bisa kita wujudkan," kata Mutiara.

Ia menambahkan, dalam waktu enam bulan seluruh tahapan perencanaan harus rampung dan dilanjutkan ke kerja sama yang lebih konkret.

Harapan untuk 15 Juta Warga Sumut

Direktur Utama PT Dhirga Surya Sumatera Utara, Ari Wibowo, menyebut kerja sama ini merupakan wujud meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi sekitar 15 juta masyarakat Sumut. Pihaknya siap menjalin koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat realisasi proyek.

"Kami optimistis proyek ini dapat menjadi kebutuhan, sekaligus kebanggaan masyarakat Sumut, serta menjadi wajah baru sektor kesehatan di daerah," kata Ari.

Rumah sakit bertaraf internasional ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi warga Sumut yang selama ini mengeluarkan biaya besar untuk berobat ke luar negeri. Dengan layanan setara global di dalam provinsi, beban ekonomi masyarakat pun diyakini bisa berkurang signifikan.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top