MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas kembali turun ke lapangan dalam kegiatan Gotong Royong dan Sapa Warga yang digelar di Kecamatan Medan Barat, Ahad. Agenda ini dimanfaatkan untuk menjaring langsung masukan dari masyarakat terkait pembangunan kota.
“Saya hari ini menyerap aspirasi masyarakat Kecamatan Medan Barat untuk pembangunan Kota Medan,” ujar Rico Waas di Medan, Ahad.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang mencakup infrastruktur, kesehatan, keamanan, hingga mitigasi bencana banjir. Keluhan soal banjir menjadi salah satu yang paling menonjol karena kerap melanda sejumlah titik di Kota Medan.
Rico Waas mengakui bahwa banjir di Medan terjadi karena sungai-sungai yang sudah lama tidak dinormalisasi. Ia juga menyoroti alih fungsi lahan yang memperparah kondisi tersebut.
Meski kewenangan normalisasi sungai berada di bawah Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra II Kementerian PUPR, Rico menegaskan Pemkot Medan tidak tinggal diam. “Saya tegaskan bahwa Pemkot Medan tidak akan tinggal diam dan terus mendesak serta bersinergi dengan pusat demi menuntaskan normalisasi sungai tersebut,” katanya.
Sembari menunggu koordinasi dengan pemerintah pusat, Pemkot akan menggencarkan normalisasi drainase di wilayah-wilayah yang rawan genangan.
Tidak hanya mendengar, Rico Waas juga langsung bergerak menindaklanjuti keluhan yang masuk. Ia menginstruksikan jajarannya untuk turun ke lokasi dan memperbaiki LPJU yang mati serta kabel-kabel listrik yang putus.
“Terkait infrastruktur dan fasilitas umum, hari ini juga langsung turun ke lokasi. Beresi semua LPJU yang mati dan perbaiki kabel-kabel yang putus,” kata dia.
Untuk meningkatkan keamanan, Pemkot Medan bakal menggencarkan patroli bersama pemangku kebijakan terkait. Rico memastikan seluruh aspirasi yang masuk akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dibawanya langsung dalam kegiatan tersebut.
“Saya instruksikan jajaran untuk mengakomodir aspirasi dan keluhan masyarakat. Ini semua untuk pembangunan kota lebih baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan Gotong Royong dan Sapa Warga ini, Pemkot Medan berharap pembangunan daerah bisa berjalan sesuai kebutuhan riil di lapangan, bukan hanya berdasarkan perencanaan dari atas meja.