PEMATANGSIANTAR — Warga Jalan Kangkung, Kelurahan Tomuan, dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia tewas bersimbah darah di dalam rumahnya, Rabu (8/7/2026) pagi. Korban diketahui adalah boru Sirait (70), yang tinggal serumah dengan anak perempuannya, BA (47).
Kecurigaan warga muncul saat BA terlihat keluar rumah sekitar pukul 08.00 WIB dengan kondisi pakaian yang sudah mengering oleh darah. "Kita curigai tadi malam kejadiannya, karena darah di pakaiannya sudah kering," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu.
Warga yang melihat langsung sontak histeris dan melaporkan temuan itu ke pihak kepolisian. Tak berselang lama, petugas dari Polres Pematangsiantar tiba di lokasi untuk memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, polisi menemukan sebuah batu gilingan yang diduga kuat digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Batu gilingan tersebut masih berada di dekat jasad korban saat ditemukan. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di dalam rumah.
Warga sekitar mengaku sudah terbiasa dengan ulah BA yang kerap berteriak-teriak tanpa alasan jelas. "Dia sering teriak dan itu sudah menjadi hal biasa yang kami dengar," tutur warga tersebut. Dugaan sementara, BA mengidap gangguan jiwa (ODGJ) yang sudah berlangsung lama.
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan kondisi kejiwaan pelaku. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan untuk mendalami motif di balik aksi nekat anak terhadap ibu kandungnya tersebut.
Menurut keterangan warga, korban tinggal bersama BA di rumah tersebut. Namun, saat kejadian berlangsung, salah seorang anak korban lainnya sedang tidak berada di tempat. Hal ini membuat peristiwa pembunuhan itu tidak diketahui oleh anggota keluarga lain hingga pagi hari.
Hingga kini, petugas kepolisian masih berjaga di sekitar lokasi kejadian. Jenazah korban rencananya akan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk menjalani autopsi guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.