SUMATERA UTARA — Baterai Galaxy S25 Ultra yang berkapasitas 5.000 mAh seharusnya mampu bertahan sehari penuh untuk pemakaian normal. Namun dalam praktiknya, banyak pengguna melaporkan daya terkuras lebih cepat dari ekspektasi. Seorang jurnalis teknologi senior bahkan mengaku kecewa karena ponsel andalannya harus diisi ulang sebelum sore hari.
Masalah utama bukan terletak pada hardware, melainkan pada setelan bawaan yang terlalu agresif. Beberapa fitur yang aktif secara default ternyata mengonsumsi daya secara terus-menerus tanpa disadari. Berikut lima pengaturan yang perlu segera diubah:
Setelah menerapkan kelima perubahan di atas, waktu pakai Galaxy S25 Ultra meningkat drastis. Dari yang sebelumnya hanya bertahan 8-9 jam pemakaian normal, kini bisa mencapai 14-16 jam. Peningkatan ini terutama terasa saat penggunaan sehari-hari seperti browsing, media sosial, dan streaming video.
Untuk pengguna yang kerap bermain game berat atau merekam video 8K, penghematan mungkin tidak sebesar itu. Namun setidaknya, ponsel tidak lagi membutuhkan pengisian daya di tengah hari.
Langkah-langkah di atas tidak memerlukan root atau aplikasi tambahan. Semua pengaturan tersedia langsung di menu Settings bawaan One UI 7. Bagi pengguna Galaxy S25 Ultra di Indonesia yang mulai frustrasi dengan daya tahan baterai, lima perubahan ini patut dicoba terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan servis atau upgrade.
Dengan catatan, tidak semua pengaturan cocok untuk semua orang. Pengguna yang sangat mengandalkan layar 120 Hz atau notifikasi real-time mungkin perlu berkompromi. Namun untuk mayoritas pengguna yang mengutamakan daya tahan, hasilnya sepadan.