MEDAN - Wisata malam tidak melulu soal kuliner atau hiburan berbayar. Di Medan, ada sejumlah ruang publik yang justru jadi favorit keluarga untuk sekadar jalan santai, main bersama anak, atau menikmati udara malam kota.
Ruang-ruang terbuka ini biasanya gratis, cukup luas, dan sudah dilengkapi fasilitas dasar seperti tempat duduk, area bermain, sampai jalur untuk jalan kaki maupun lari santai.
Berikut beberapa ruang publik di Medan yang layak masuk agenda wisata malam keluarga.
Lapangan Merdeka adalah salah satu ruang publik terpenting di pusat Kota Medan. Setelah direvitalisasi dan dibuka kembali pada Februari 2025, fasilitasnya jauh lebih lengkap: area hijau yang luas, panggung rakyat, museum kota, jalur lari, sampai area kuliner.
Buat keluarga dengan anak kecil, area terbuka ini pas untuk main bebas sambil orang tua duduk santai di pinggir taman. Lokasinya juga strategis, dekat dengan Stasiun Medan dan Kantor Pos Besar, jadi gampang dijangkau.
Lapangan Merdeka juga kerap dipakai untuk acara-acara besar seperti Gelar Melayu Serumpun yang menghadirkan pertunjukan seni dan budaya, jadi anak-anak bisa sekaligus belajar soal budaya lokal.
Kalau cari suasana yang lebih tenang dibanding kawasan kuliner yang padat, Taman Sri Deli jawabannya. Letaknya berdekatan dengan Masjid Raya Al-Mashun, jadi keluarga bisa sekaligus mengenalkan anak pada arsitektur bersejarah kota.
Taman ini juga sering dipakai untuk acara komunitas, seperti Ramadhan Fair yang menghadirkan bazar UMKM dan berbagai kegiatan pendukung yang ramah untuk dikunjungi bersama anak-anak.
Berada di sekitar kawasan Stadion Teladan, Taman Teladan menawarkan suasana yang lebih lokal dan sederhana. Cocok buat keluarga yang mau jalan santai sambil menikmati jajanan kaki lima dengan harga terjangkau.
Karena dekat area olahraga, suasananya kadang lebih ramai kalau ada aktivitas atau pertandingan, jadi anak-anak juga bisa ikut merasakan semangat kota lewat kegiatan warga sekitar.
Meski dikenal sebagai kawasan kuliner dan sejarah, Kesawan juga ramah untuk kunjungan keluarga, terutama saat momen Car Free Night berlangsung di Jalan Jenderal Ahmad Yani.
Pada acara ini, jalan ditutup untuk kendaraan dan diisi bazar UMKM, panggung musik, sampai talent show. Anak-anak bisa bebas berjalan-jalan tanpa risiko lalu lintas, sambil orang tua menikmati suasana kawasan Kota Lama Medan.
Buat keluarga yang tetap ingin sekalian kuliner ringan, Metrolink Street Market di kawasan Multatuli menyediakan ruang terbuka dengan berbagai pilihan makanan dan tempat duduk yang cukup luas untuk rombongan keluarga.
Kawasan ini bisa jadi opsi tambahan kalau keluarga ingin sekalian mengenalkan anak pada ragam kuliner Tionghoa yang jadi bagian dari kekayaan budaya Medan, meski suasananya cenderung lebih ramai dibanding ruang publik lain di daftar ini.
Sebelum mengajak keluarga, ada baiknya memastikan ketersediaan fasilitas dasar di lokasi tujuan, seperti toilet umum, area parkir, dan penerangan yang memadai. Lapangan Merdeka relatif unggul di sisi ini karena statusnya sebagai ruang publik yang baru direvitalisasi.
Taman Sri Deli dan Taman Teladan juga cukup memadai untuk kunjungan singkat, meski fasilitasnya lebih sederhana dibanding Lapangan Merdeka. Kalau membawa stroller atau anak balita, pertimbangkan kondisi permukaan jalan di masing-masing kawasan sebelum menentukan rute.
Wisata malam di Medan tidak selalu harus mahal atau jauh dari rumah. Lapangan Merdeka, Taman Sri Deli, dan Taman Teladan membuktikan bahwa ruang publik kota bisa jadi destinasi keluarga yang menyenangkan, gratis, dan penuh cerita.