RSUD Dr Pirngadi Medan Genjot Pembenahan Total Jelang 100 Tahun dan Akreditasi, 154 Dokter Disiapkan

Penulis: Amrizal Halim  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:26:01 WIB
RSUD Dr Pirngadi Medan menargetkan kelulusan akreditasi dan pembenahan total layanan menjelang usia 100 tahun pada 2028.

MEDAN — RSUD Dr Pirngadi Kota Medan memasuki fase krusial dua tahun ke depan. Rumah sakit milik Pemko Medan ini menargetkan kelulusan akreditasi dan menyambut usia 100 tahun pada 2028 dengan standar layanan baru.

Dalam apel komitmen memperingati HUT ke-98, Selasa (11/8/2026), Direktur RSUD Dr Pirngadi dr. Mardohar Tambunan menginstruksikan seluruh jajaran untuk bergerak cepat. "Mana yang kurang, langsung kita perbaiki. Kualitas SDM juga disesuaikan agar pelayanan semakin baik," ujarnya.

Akreditasi Jadi Tolok Ukur Utama Kelayakan Layanan

Mardohar menegaskan akreditasi yang akan dihadapi bukan sekadar formalitas administratif. Ia menyebut proses ini menjadi pembuktian kelayakan mutu baku layanan rumah sakit rujukan di Medan tersebut.

"Apalagi kita juga akan menghadapi akreditasi, dan ini merupakan tolak ukur utama kita," kata Mardohar di hadapan pegawai.

Catatan Kritis: Sistem Pelayanan Lambat dan Keterbatasan Alat

Manajemen tidak menampik adanya persoalan operasional yang masih membayangi. Dua catatan kritis yang tengah dikejar penyelesaiannya adalah sistem pelayanan yang dinilai lambat serta ketersediaan alat medis yang belum optimal.

"Kendala utama yang saat ini kami benahi adalah sistem pelayanan. Kami akui ada alat yang masih kurang dan pelayanan dirasa masih lambat," jelas Mardohar.

Belajar dari manajemen risiko tersebut, pihaknya mendorong motivasi staf melalui berbagai ajang internal. Lomba dokter teladan, pegawai teladan, pendonor darah terbaik, hingga petugas kebersihan terbaik digelar untuk membangun etos kerja.

154 Dokter Disiapkan untuk Percepatan Layanan Pasien

Saat ini RSUD Dr Pirngadi diperkuat lebih dari 154 dokter, terdiri dari dokter umum, spesialis, hingga dokter mitra. Dengan kekuatan tersebut, Mardohar meminta prioritas utama diarahkan pada kenyamanan dan kepuasan pasien.

"Kita harus terus mendekatkan diri ke pasien agar tahu apa yang sebenarnya mereka inginkan," ujarnya.

Evaluasi menyeluruh menyasar aspek operasional yang langsung dirasakan masyarakat. Mulai dari kecepatan proses pendaftaran pasien, ketepatan pencatatan, follow-up pasien, hingga optimalisasi penggunaan alat medis menjadi fokus pembenahan.

Pembenahan intensif ini diharapkan tuntas sebelum RSUD Dr Pirngadi memasuki usia satu abad pada 2028 nanti.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: harianstar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top