MEDAN — Sebanyak 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat dalam sepekan ke depan. Peringatan ini disampaikan BMKG menyusul terdeteksinya dinamika atmosfer yang signifikan di wilayah Pantai Barat hingga Lereng Timur Sumut.
Ketua Tim Meteorologi Early Warning System BMKG, Martha Rosefina, menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh belokan dan konvergensi angin. Selain itu, anomali suhu muka laut yang hangat turut meningkatkan suplai uap air di wilayah tersebut.
"Kondisi itu dapat meningkatkan pertumbuhan awan konvektif di wilayah Sumatra Utara," kata Martha Rosefina, Selasa (25/8/2026).
BMKG mendeteksi adanya gelombang atmosfer aktif di pesisir timur Sumatera Utara serta belokan angin di Samudra Hindia barat Sumatra. Kedua fenomena ini memicu pertemuan angin yang berkumpul di wilayah pantai barat hingga lereng timur Sumut.
Sementara itu, Monsun Australia yang menguat justru membuat cuaca cenderung cerah berawan pada pagi hingga siang hari. Kondisi ini meningkatkan suhu udara dan memicu pemanasan permukaan optimal yang menciptakan instabilitas atmosfer.
Potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat ini diperkirakan terjadi pada siang hingga malam hari. BMKG merinci sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak, mulai dari pesisir timur hingga pesisir barat Sumatera Utara.
BMKG mengimbau masyarakat di seluruh wilayah tersebut untuk tetap waspada dan mengambil langkah antisipatif agar aktivitas sehari-hari berjalan aman. Cuaca di Sumatera Utara dalam sepekan ke depan umumnya didominasi oleh kondisi hujan sedang hingga sangat lebat.
"Cuaca di Sumatra Utara dalam sepekan ke depan umumnya didominasi oleh kondisi hujan sedang hingga sangat lebat," ungkapnya.
Masyarakat juga diminta untuk merujuk informasi cuaca resmi dari BMKG dan tidak mudah percaya pada sumber yang tidak resmi. Pemantauan perkembangan cuaca secara berkala sangat disarankan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan tanah longsor.