iCAR V23 Konsep Plug and Play: Satu Mobil, Dua Karakter Berbeda

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Senin, 07 September 2026 | 14:49:31 WIB
iCAR V23 menampilkan dua konsep modifikasi plug and play dengan karakter klasik Inggris dan EV City Slicker di pameran otomotif.

SUMATERA UTARA — Personalisasi kendaraan menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen dalam memilih mobil, terutama di segmen kendaraan listrik. iCAR V23 menjawab kebutuhan tersebut melalui konsep plug and play yang memudahkan pemilik mengubah tampilan mobil sesuai selera. Head of Marketing iCAR Indonesia, Metta Yunita, menegaskan bahwa kebebasan berkreasi merupakan bagian penting dari pengalaman memiliki iCAR V23.

"Melalui konsep Plug and Play, kami ingin memberikan ruang bagi pemilik iCAR V23 untuk menjadikan kendaraannya lebih personal," kata Metta Yunita. "Bagi kami, kebebasan untuk berkreasi dalam mempersonalisasi kendaraan menjadi bagian penting dari pengalaman memiliki iCAR V23," tambah dia.

Karakter Klasik Inggris dengan Nuansa 4x4 Gagah

Konsep pertama mengusung nuansa mobil klasik Inggris yang kental. iCAR V23 sejatinya sudah memiliki tampilan gagah berkat posisi berkendara tinggi dan kaca depan tegak yang menghadirkan aura kendaraan 4x4. Sentuhan modifikasi justru memperkuat karakter tersebut.

Velg bawaan berukuran 21 inci diturunkan menjadi 17 inci untuk mendapatkan profil ban lebih tebal. Langkah ini tidak hanya mengubah tampilan tetapi juga berpotensi meningkatkan kenyamanan berkendara. Eksterior dibalut warna two-tone dengan atap dan kaca belakang broken white, skema warna yang terinspirasi dari mobil-mobil khas Inggris.

Bull bar krom terpasang di bagian depan, menambah kesan rugged dan siap petualangan. Pemiliknya tidak hanya memamerkan mobil di pameran, tetapi benar-benar menggunakannya untuk aktivitas harian termasuk mengantar anak sekolah. Mobil ini juga sempat diajak off-road ringan di Sentul dan performanya dinilai sesuai ekspektasi pemilik.

Menariknya, biaya operasional harian cukup efisien. Pemilik mengaku lebih sering menggunakan Eco Mode dengan biaya listrik sekitar Rp500 ribu per bulan. Angka ini menunjukkan bahwa tampilan gagah tidak harus diiringi biaya operasional yang besar.

Gaya EV City Slicker yang Modern dan Berani

Pendekatan kedua mengambil arah berbeda dengan konsep EV City Slicker. Personalisasi difokuskan untuk memperkuat karakter stylish V23 sekaligus menyesuaikan kebutuhan penggunaan di perkotaan. Velg model multi-spoke warna emas menjadi elemen pembeda utama, kontras dengan bodi hitam yang membuat kesan lebih bold dan modern dibanding versi klasik.

Modifikasi tidak berhenti pada eksterior dan kaki-kaki. Sistem audio juga disesuaikan agar lebih sesuai dengan preferensi pemilik. Hal ini menunjukkan bahwa personalisasi tidak selalu tentang tampilan luar, tetapi juga pengalaman di dalam kabin.

Pemilik mobil modifikasi ini juga mengapresiasi kehadiran tombol fisik untuk pengaturan AC dan volume. Menurutnya, tombol fisik membuat pengoperasian lebih praktis ketika berkendara dibandingkan harus mengakses layar sentuh berulang kali.

Dua pendekatan modifikasi ini menunjukkan fleksibilitas iCAR V23 dalam mengakomodasi kepribadian pemilik yang berbeda. Dari penggemar off-road klasik hingga pengguna perkotaan yang mementingkan gaya, konsep plug and play memberi ruang ekspresi tanpa harus mengorbankan fungsi utama kendaraan.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top