MEDAN — Prakiraan cuaca ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini disampaikan BMKG melalui kanal YouTube resminya. Selain Medan yang diguyur hujan sedang, sejumlah ibu kota provinsi di Pulau Sumatra mengalami kondisi berbeda. Banda Aceh, Pekanbaru, Bengkulu, Jambi, dan Tanjung Pinang diprakirakan hujan ringan. Sementara Padang dan Bandar Lampung berpotensi hujan disertai petir.
Palembang dan Pangkal Pinang justru diprakirakan berkondisi udara kabur. Perbedaan kondisi ini menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup beragam di wilayah Sumatra pada awal Oktober 2026.
Udara kabur umumnya terjadi ketika partikel debu atau asap terkonsentrasi di lapisan bawah atmosfer. Kondisi ini bisa mengurangi jarak pandang bagi pengendara, terutama pada pagi hari. Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan memakai masker sebagai langkah antisipasi.
BMKG menyampaikan informasi ini sebagai bagian dari layanan prakiraan cuaca harian untuk ibu kota provinsi se-Indonesia. Data tersebut dirilis pada Jumat, 2 Oktober 2026, pukul 06.00 WIB.
Di Pulau Jawa, Surabaya diprakirakan berawan. Yogyakarta berawan tebal. Jakarta dan Semarang berpotensi hujan ringan, sedangkan Serang dan Bandung hujan sedang.
Kondisi serupa juga terjadi di Bali dan Nusa Tenggara. Kupang cerah berawan, Denpasar berawan, dan Mataram berawan tebal.
Di Kalimantan, Pontianak dan Tanjung Selor diprakirakan hujan ringan. Samarinda berkabut, sementara Palangkaraya dan Banjarmasin udara kabur.
Wilayah Sulawesi didominasi berawan hingga berawan tebal. Manado cerah berawan, Gorontalo berawan, Makassar dan Kendari berawan tebal. Mamuju hujan ringan, Palu udara kabur.
Di Maluku dan Papua, Ternate berawan tebal. Ambon, Jayapura, dan Jayawijaya hujan ringan. Nabire hujan sedang. Sorong, Manokwari, dan Merauke udara kabur.
BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca ini berlaku untuk periode Jumat, 2 Oktober 2026. Warga di daerah yang berpotensi hujan disertai petir diminta waspada terhadap kemungkinan angin kencang dan genangan air.