Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan akan mengguyur sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk tujuh ibu kota provinsi di Pulau Sumatera. Prakirawan BMKG Afif menyampaikan potensi hujan ringan itu dalam tayangan prakiraan cuaca yang dipantau dari Jakarta, Minggu pagi. Masyarakat diminta menyesuaikan aktivitas dan perjalanan dengan kondisi cuaca terkini.
MEDAN — Hujan ringan diprakirakan turun di Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, dan Bandar Lampung. Ketujuh kota itu masuk daftar wilayah yang berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan sepanjang hari.
Selain di Sumatera, hujan ringan juga berpotensi terjadi di Palangkaraya dan Tanjung Selor. Wilayah Indonesia bagian timur tidak luput, dengan Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya masuk daftar prakiraan serupa.
Hujan Petir di Pontianak, Udara Kabur di Tiga Kota
BMKG mencatat potensi hujan petir di Pontianak. Kondisi berbeda terjadi di Jambi, Palembang, dan Pangkal Pinang yang diprakirakan dilanda udara kabur.
Di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, hujan ringan berpotensi terjadi di Serang dan Bandung. Sementara Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Denpasar diprakirakan berawan tebal.
"Bergeser ke Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, terdapat potensi hujan ringan di Serang dan Bandung," ujar Afif.
Makassar hingga Manado Diprakirakan Cerah Berawan
Di Pulau Sulawesi, hujan ringan berpotensi terjadi di Mamuju dan Palu. Adapun Makassar, Kendari, Gorontalo, dan Manado diprakirakan cerah berawan hingga berawan.
Mataram dan Kupang berpotensi berawan hingga cerah berawan. Yogyakarta diprakirakan dilanda udara kabur, sedangkan Ambon, Ternate, dan Merauke berawan tebal hingga berawan.
Afif menyampaikan seluruh prakiraan itu berdasarkan pemantauan kondisi atmosfer terkini. Warga diimbau memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Imbauan BMKG untuk Warga Sumatera Utara
Bagi warga Medan dan sekitarnya, potensi hujan ringan sebaiknya diantisipasi dengan menyiapkan jas hujan atau payung. Pengendara motor diminta lebih hati-hati karena jalan yang basah meningkatkan risiko tergelincir.
BMKG menekankan bahwa prakiraan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. Masyarakat diminta menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi terkini dan tidak mengabaikan peringatan dini yang dikeluarkan resmi.