Pencarian

Gubernur Sumut Bobby Nasution: Status Green Card UNESCO Geopark Kaldera Toba Wajib Beri Dampak Ekonomi ke Warga

Rabu, 24 Juni 2026 • 14:14:01 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution: Status Green Card UNESCO Geopark Kaldera Toba Wajib Beri Dampak Ekonomi ke Warga
Gubernur Bobby Nasution menekankan manfaat ekonomi bagi warga dari status green card UNESCO Geopark Kaldera Toba.

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan bahwa status green card Geopark Kaldera Toba dari UNESCO harus menjadi alat untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Ia menyampaikan hal tersebut usai menerima jajaran pengelola Badan Pengurus Toba Caldera Unesco Global Geopark di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Medan, Selasa.

"Kunci utamanya adalah bagaimana menjadikan label green card yang hari ini sudah kita capai lewat kerja keras bersama benar-benar menghasilkan satu nilai tambah yang baik," kata Bobby.

Dua Target Utama: Kunjungan Naik, Ekonomi Warga Terdampak

Gubernur memberikan dua catatan penting atas keberhasilan mempertahankan status kartu hijau tersebut. Pertama, kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba harus meningkat signifikan. Kedua, masyarakat yang tinggal di sekitar danau yang membentang di tujuh kabupaten harus merasakan imbasnya secara langsung.

"Pertama, untuk pariwisata kita tentu kunjungan meningkat. Kedua, masyarakat harus merasakan manfaat ekonominya secara langsung," ujar Bobby.

Geopark Kaldera Toba menerima status green card keanggotaannya dari UNESCO Global Geopark pada sidang Komite Eksekutif ke-11 Konferensi Global Geopark Network di Kutralkura, La Araucania, Chile, Sabtu, 6 September 2025.

Menjaga Keseimbangan Pariwisata dan Lingkungan

Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak sehingga status revalidasi geopark dapat dipertahankan. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan kelestarian lingkungan di kawasan yang menjadi destinasi super prioritas nasional tersebut.

"Rumah kita ini menjadi salah satu jawaban masa depan pariwisata yang menjaga keseimbangan alam," kata Bobby.

Sertifikat Revalidasi Sudah Diterima, Rute Wisata Baru Disiapkan

General Manager Toba Caldera Unesco Global Geopark Azizul Kholis melaporkan bahwa hasil revalidasi telah resmi diakui UNESCO dan sertifikat kelulusan sudah diterbitkan. Meski sempat terkendala keberangkatan ke Prancis akibat situasi geopolitik global dan pembatasan penerbangan, legalitas dokumen tersebut kini telah sah.

Azizul juga memaparkan kesiapan pelaksanaan Geotourism Festival and International Conference (Geofest) ke-7. Selain itu, pengembangan rute perjalanan wisata (Geo-Trail) baru akan diterapkan mulai 1 Juli 2026.

Kerja Sama Internasional: Penanaman Pohon hingga Hubungkan Danau Toba-Phuket

Sejumlah capaian kerja sama internasional turut disampaikan, termasuk program pendanaan pemberdayaan masyarakat dan aksi penanaman hampir 2.000 pohon di kawasan kaldera. Pihaknya juga merencanakan pengembangan perjalanan wisata internasional terpadu yang menghubungkan Danau Toba langsung dengan Phuket di Thailand.

"Selain itu, juga dijajaki peresmian pusat studi riset geopark pertama di tingkat Asia, didukung jejaring pakar global serta Badan Riset dan Inovasi," tutur Azizul.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks