MEDAN — Pemprov Sumut memastikan alokasi anggaran infrastruktur tahun 2026 mencapai Rp1,9 triliun. Anggaran tersebut akan digunakan secara bertahap sesuai skala prioritas daerah, termasuk untuk perbaikan dan pembangunan jalan strategis di berbagai kabupaten/kota.
Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa pembangunan huntap menjadi salah satu program yang mendapat perhatian khusus. “Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus berupaya menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program hunian tetap, peningkatan layanan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur menjadi bagian dari upaya tersebut,” ujarnya di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut.
100 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Padangsidimpuan
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe menyebutkan, pembangunan 100 unit huntap saat ini sudah memasuki tahap pelaksanaan. Ia mengapresiasi dukungan Pemprov Sumut yang memungkinkan program itu berjalan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Program hunian tetap ini sangat dibutuhkan masyarakat,” kata Letnan.
Ruas Jalan Angkola Julu–Batunadua Masuk Prioritas
Dalam pertemuan itu, Pemkot Padangsidimpuan juga meminta dukungan Pemprov Sumut untuk pembangunan ruas jalan strategis, termasuk jalur Angkola Julu–Batunadua. Jalan ini dinilai vital untuk memperlancar distribusi logistik dan mobilitas warga di wilayah selatan kota.
Selain infrastruktur jalan dan huntap, audiensi juga membahas penguatan layanan kesehatan di Padangsidimpuan. Namun, rincian program kesehatan yang dimaksud belum dirinci lebih lanjut oleh kedua pihak.
Bobby Nasution menambahkan, sinergi antara Pemprov dan pemkot menjadi kunci pemerataan pembangunan. “Kami akan terus mendorong pembangunan yang merata di seluruh daerah,” pungkasnya.