Pencarian

Presiden Prabowo Resmikan 4 Ruas Jalan Inpres di Sumut, Gubernur Bobby Sebut Biaya Angkut Hasil Panen Petani Terpangkas

Kamis, 25 Juni 2026 • 13:59:01 WIB
Presiden Prabowo Resmikan 4 Ruas Jalan Inpres di Sumut, Gubernur Bobby Sebut Biaya Angkut Hasil Panen Petani Terpangkas
Presiden Prabowo meresmikan empat ruas jalan Inpres di Sumatera Utara sebagai upaya peningkatan infrastruktur.

MEDAN — Empat ruas jalan Inpres yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto tersebar di Kabupaten Serdang Bedagai, Simalungun, Toba, dan Kota Tebing Tinggi. Proyek dengan skema kontrak tahun tunggal dari Kementerian Pekerjaan Umum ini mencakup preservasi Jalan Batas Kota Tebing Tinggi–Sibulan di Serdang Bedagai sepanjang 2 km, dan Jalan Simpang Mangga–Tugu Sujono di Simalungun sepanjang 1,12 km. Dua ruas lainnya adalah Jalan Sirongit–Lancang di Toba sepanjang 1,7 km, serta Jalan Jenderal Sudirman di Kota Tebing Tinggi sepanjang 2,28 km.

Dampak Langsung ke Petani: Biaya Angkut Lebih Rendah

Gubernur Bobby Nasution menyambut baik peresmian ini karena dampaknya langsung dirasakan petani. “Jadi, selama ini kesulitan dalam mengangkut hasil panen, sekarang sudah jadi mudah dan pastinya biaya angkut akan lebih rendah. Kita patut berterimakasih kepada Bapak Presiden,” kata Bobby di Medan.

Menurutnya, perbaikan jalur distribusi menjadi prioritas tidak hanya untuk efisiensi logistik, tetapi juga menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap menimpa truk pengangkut komoditas akibat jalan rusak.

Presiden: Infrastruktur Kunci Swasembada Pangan dan Energi

Melalui sambungan virtual, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa swasembada pangan dan energi nasional tidak akan tercapai tanpa jaringan distribusi yang lancar dan aman. Kepala Negara juga berpesan agar pemerintah daerah bersama masyarakat berkomitmen menjaga kualitas infrastruktur jalan yang telah rampung.

“Kemanfaatannya harus bertahan lama,” pesan Presiden dalam sambutannya.

Pengawasan Diperketat di Jalur Rawan Penyelundupan

Selain untuk mobilitas hasil bumi, perbaikan jalan ini juga disebut berkaitan dengan aspek keamanan. Pemerintah daerah akan memperketat pengawasan di jalur rawan komoditas ilegal, seperti penyelundupan ganja yang kerap memanfaatkan akses pelosok di wilayah Mandailing Natal (Madina). Dengan kualitas jalan yang lebih baik, aparat diharapkan lebih leluasa melakukan patroli dan pengawasan.

Bagikan
Sumber: startnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks