LABUHANBATU — Wakil Ketua KONI Labuhanbatu, Ade Huzaini, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya dalam turnamen ini bukan sekadar seremoni. Menurutnya, kompetisi berjenjang seperti KU-17 merupakan fondasi utama untuk mencetak atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
"Turnamen seperti KU-17 ini adalah wadah penting untuk memantau radar talenta muda yang potensial. Kami berharap seluruh pertandingan berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas dan fair play, sehingga mampu melahirkan bibit-bibit pemain basket profesional di masa depan," kata Ade Huzaini saat menyampaikan sambutan.
Klub dari Empat Daerah Saling Unjuk Gigi
Turnamen ini mempertemukan klub-klub basket dari empat kabupaten/kota di Sumatera Utara. Selain tuan rumah Labuhanbatu, peserta berasal dari Kisaran Asahan, Lubukpakam Deliserdang, dan Pematangsiantar. Kehadiran atlet dari berbagai daerah diharapkan menciptakan persaingan kompetitif sekaligus mempererat tali persaudaraan antarklub.
Prosesi pembukaan juga dihadiri Ketua Pengprov Perbasi Sumut Iwan Hartono Alam beserta jajaran, Ketua Pengkab Perbasi Labuhanbatu Eric Kalinggo, Ketua InTI Kabupaten Labuhanbatu Sujian/Acan, Sekretaris InTI Johny SE, mantan Ketua KONI Labuhanbatu Ferry Wijaya, serta sejumlah tokoh olahraga lainnya.
Dukungan Penuh untuk Pembinaan Berkelanjutan
Ketua Pengprov Perbasi Sumut, Iwan Hartono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan turnamen. Ia berharap kompetisi KU-17 dapat menjadi sarana pembinaan atlet yang berkesinambungan dan melahirkan pemain-pemain muda berbakat yang nantinya mampu memperkuat Sumatera Utara di berbagai ajang bergengsi.
Ade Huzaini juga mengapresiasi sinergi antara panitia, pengurus Perbasi, sekolah, dan seluruh elemen yang berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan. Menurutnya, kerja sama berbagai pihak menjadi kunci dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Labuhanbatu maupun Sumatera Utara.
Dengan semangat kompetisi yang sehat, turnamen basket KU-17 se-Sumut diharapkan tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi, tetapi juga langkah nyata mencetak generasi atlet basket yang tangguh, berkarakter, dan siap mengharumkan nama daerah di masa mendatang.