Pencarian

Wali Kota Medan Sebut Gelar Melayu Serumpun Jadi Ajang Soft Diplomacy Enam Negara Sahabat

Senin, 29 Juni 2026 • 21:44:01 WIB
Wali Kota Medan Sebut Gelar Melayu Serumpun Jadi Ajang Soft Diplomacy Enam Negara Sahabat
Wali Kota Medan menyatakan Gelar Melayu Serumpun sebagai ajang diplomasi budaya antar enam negara sahabat.

MEDAN — Enam negara sahabat turut ambil bagian dalam Gelar Melayu Serumpun (Gemes) yang digelar di Lapangan Merdeka, Kota Medan, pada 27–30 Juni 2026. Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Korea Selatan, dan China disebut Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menjadi bukti bahwa budaya Melayu mampu menjadi jembatan diplomasi antarnegara.

Budaya Melayu Bukan Sekadar Warisan, Tapi Soft Diplomacy

"Kegiatan Gemes tidak hanya sebatas festival, tetapi sebagai ajang memperkuat tali persaudaraan antar bangsa dan negara," ujar Rico Waas di Medan, Senin.

Menurut Rico, kebudayaan Melayu bukanlah sekadar identitas etnis yang diwariskan turun-temurun. Lebih dari itu, ia menilai budaya Melayu adalah jiwa yang hidup dan instrumen strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.

"Kebudayaan Melayu bukan sekedar warisan masa lalu, tetapi instrumen penting sebagai soft diplomacy untuk memperkuat posisi bangsa di Internasional," kata dia.

Pemkot Medan Buka Ruang Selebar-lebarnya untuk Pelestarian Budaya

Rico Waas menegaskan komitmen pemerintah kota untuk terus menjaga dan merawat budaya Melayu di wilayahnya. Ia mengaku membuka selebar-lebarnya ruang bagi seluruh elemen masyarakat untuk turut melestarikan kebudayaan tersebut.

"Kami terus bersinergi dan membuka ruang komunikasi yang erat dengan pemangku kebijakan terkait agar bisa merawat budaya Melayu di Kota Medan," ujarnya.

Gemes ke-9: Mengakrabkan Budaya Melayu dengan Masyarakat Non-Melayu

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Odi Batubara menjelaskan, ajang yang sudah digelar untuk kesembilan kalinya ini punya misi khusus. Kegiatan bertujuan untuk mengakrabkan budaya Melayu dengan masyarakat non-Melayu, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperteguh marwah dan jati diri suku bangsa Melayu melalui kegiatan seni budaya," ujar Odi.

Dengan melibatkan peserta dari enam negara, Gemes diharapkan tak hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga ruang dialog antarbudaya yang memperkuat hubungan diplomatik antarnegara serumpun.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks