Pencarian

Wali Kota Medan Rico Waas Dorong Pembangunan Berkelanjutan: Jangan Wariskan Cerita Sedih ke Generasi Mendatang

Rabu, 01 Juli 2026 • 12:52:01 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas Dorong Pembangunan Berkelanjutan: Jangan Wariskan Cerita Sedih ke Generasi Mendatang
Wali Kota Medan Rico Waas menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan dalam Forum Lingkungan Hidup APEKSI.

MEDAN — Forum Lingkungan Hidup yang digelar di sela Rakernas APEKSI di Grand Lotus Aryaduta menjadi panggung bagi Wali Kota Medan Rico Waas untuk menekankan urgensi pembangunan berkelanjutan. Di hadapan kepala daerah dan pegiat lingkungan dari berbagai kota, ia mengingatkan bahwa pembangunan yang mengabaikan lingkungan hanya akan menyisakan duka.

“Jangan wariskan cerita sedih untuk anak cucu kita,” ujar Rico Waas, mengutip pesan peraih Kalpataru 2024, Wibi Nugraha. Menurutnya, kalimat itu harus menjadi pedoman bagi seluruh pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan.

Medan Hasilkan 1.700 Ton Sampah Per Hari

Dalam forum tersebut, Rico Waas membeberkan tantangan paling konkret yang dihadapi Kota Medan: pengelolaan sampah. Setiap hari, kota berpenduduk 2,5 juta jiwa ini menghasilkan 1.500 hingga 1.700 ton sampah. Angka itu bisa membengkak saat siang hari karena aktivitas ekonomi menarik hingga 4 juta orang ke Medan.

Untuk menjawab persoalan itu, Pemko Medan tengah mempercepat pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Medan menjadi salah satu daerah yang ditunjuk sebagai pionir proyek tersebut, dengan target konstruksi mulai berjalan pada akhir tahun ini.

“Tidak akan ada kota yang bisa sustainable apabila lingkungan hidupnya tidak terjaga,” tegas Rico Waas.

APEKSI Apresiasi Kepemimpinan Anak Muda di Medan

Wakil Ketua Bidang Lingkungan dan Perubahan Iklim APEKSI, Illiza Sa’aduddin Djamal, yang membuka forum secara resmi, memberikan apresiasi khusus kepada Rico Waas. Ia menilai perubahan mulai terasa di Medan di bawah kepemimpinan kepala daerah yang relatif muda.

“Saya masuk ke Kota Medan sudah terasa perubahan tangan anak muda memimpin Kota Medan saat ini. Insya Allah ke depan Kota Medan akan menjadi kota yang tangguh, kota yang hijau,” ujar Illiza.

Menurut Illiza, tema forum “Dari Komitmen ke Aksi: Tangguh untuk Mempercepat Penurunan Emisi di Indonesia” sangat relevan. Dampak perubahan iklim, seperti cuaca ekstrem, banjir, dan kekeringan, sudah dirasakan di berbagai daerah. Ia menekankan bahwa kota-kota di Indonesia tidak boleh menjadi penonton, melainkan harus menjadi pelaku utama dalam kebijakan iklim.

Kota Bersih Bukan yang Rajin Dibersihkan

Illiza juga menyoroti persoalan sampah yang menjadi tantangan bersama. Menurutnya, kota yang bersih bukanlah kota yang rajin dibersihkan, melainkan kota yang mampu mengendalikan sumber sampahnya melalui perubahan perilaku masyarakat, pemilahan sampah, dan optimalisasi bank sampah.

Forum Lingkungan Hidup ini diharapkan menjadi ruang berbagi praktik terbaik antarkota. “Medan butuh belajar dengan kota lain, kota lain mungkin perlu belajar dengan Kota Medan. Kita sama-sama berbagi success story agar kota-kota kita semakin hijau dan berkelanjutan,” ujar Rico Waas.

Acara tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup Ir. Ari Sudijanto, M.Si., serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan Elfi Marfianti.

Bagikan
Sumber: inimedanbung.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks