Pencarian

Ribuan Warga Bertahan di Tengah Hujan Saat Karnaval Budaya APEKSI di Medan, Wamendagri dan Wali Kota Ikut Berjalan

Jumat, 03 Juli 2026 • 17:11:31 WIB
Ribuan Warga Bertahan di Tengah Hujan Saat Karnaval Budaya APEKSI di Medan, Wamendagri dan Wali Kota Ikut Berjalan
Ribuan warga tetap antusias menyaksikan Karnaval Budaya APEKSI di Medan meski diguyur hujan.

MEDAN — Hujan yang mengguyur Kota Medan sejak sore tidak menyurutkan antusiasme ribuan warga yang memadati rute karnaval di Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani (Kesawan), hingga Lapangan Merdeka, Kamis (2/7/2026) malam. Mereka bertahan berjam-jam untuk menyaksikan atraksi budaya dari 98 kota anggota APEKSI yang berpartisipasi dalam Rakernas XVIII bertajuk The Sparkling of Local Heroes and Culture.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas tampil serasi mengenakan busana adat Melayu kuning. Sementara Wamendagri Bima Arya Sugiarto hadir dengan busana Melayu hitam. Ketiganya menyambut satu per satu kontingen yang menampilkan tarian, musik, dan atraksi khas daerah masing-masing.

Semangat Warga yang Tak Surut Diguyur Hujan

Rico Waas mengaku bangga melihat warga yang rela basah-basahan demi menyaksikan perhelatan budaya tersebut. "Saya sangat mengapresiasi kehadiran masyarakat yang masih hujan-hujanan tetap mau menonton. Budaya adalah salah satu bentuk kecintaan kita terhadap identitas bangsa," ujarnya.

Menurut Rico, karya anak bangsa yang ditampilkan malam itu layak dipertontonkan di tingkat internasional. "Kita harus terus berjuang untuk kebudayaan kita. Itu adalah komitmen kita bersama," kata dia.

Wamendagri: Simbol Kolaborasi Kota-Kota di Indonesia

Apresiasi serupa disampaikan Wamendagri Bima Arya Sugiarto. Ia mengaku kagum melihat penampilan para kontingen yang tetap kolosal meski diguyur hujan. "Walaupun hujan, masyarakat tidak bergeser, para penampil juga tetap menyuguhkan tarian yang kolosal dan spektakuler. Saya kagum, salut, dan sangat terpesona melihatnya," kata Bima Arya.

Ia menambahkan, semangat seluruh kontingen yang bertahan hingga akhir menjadi simbol kuatnya sinergi antarkota di Indonesia. "Ini mengabarkan semangat kolaborasi dan sinergi APEKSI yang luar biasa. Terima kasih kepada seluruh kota yang telah berpartisipasi. Ini adalah simbol bahwa kota-kota di Indonesia terus bergerak maju dan berkolaborasi," ucapnya.

Karnaval yang berlangsung di kawasan cagar budaya Kota Lama Kesawan ini menjadi salah satu puncak rangkaian acara Rakernas XVIII APEKSI 2026. Ribuan warga yang hadir tampak antusias menyaksikan pertunjukan dari atas trotoar dan pinggir jalan, beberapa di antaranya menggunakan payung dan jas hujan.

Bagikan
Sumber: sinata.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks