MEDAN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Utara. Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat diprediksi terjadi di sejumlah daerah pada siang hingga malam hari ini.
10 Wilayah Berpotensi Hujan Sedang pada Siang Hari
Prakirawan BBMKG Wilayah I, Putri Afriza, menyampaikan bahwa pada siang dan sore hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di Sumut. Khusus untuk hujan sedang, wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Langkat, Mandailing Natal, Humbang Hasundutan, Karo, Sibolga, Pakpak Bharat, Samosir, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.
"Siang dan sore hari masih berpotensi hujan ringan hingga sedang di Sumut. Hujan sedang berpotensi terjadi di wilayah Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, Kota Sibolga, dan sekitarnya," ungkap Putri Afriza.
Intensitas Hujan Meningkat pada Malam Hari
Memasuki malam hari, potensi hujan semakin meningkat. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi mengguyur Kabupaten Pakpak Bharat dan Tapanuli Utara. Sementara itu, wilayah lain di Sumut diprakirakan hanya mengalami hujan ringan.
Kota Medan, sebagai ibu kota provinsi, diperkirakan akan berawan pada siang hari dan baru diguyur hujan ringan pada malam hari. Suhu udara di Medan berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius.
Kondisi Cuaca di Deli Serdang dan Wilayah Lainnya
Berbeda dengan Medan, Kabupaten Deli Serdang berpotensi diguyur hujan ringan sejak siang hari dan berlanjut hingga malam hari. Suhu udara di Deli Serdang tercatat lebih bervariasi, berkisar antara 16 hingga 32 derajat Celsius.
Secara keseluruhan, suhu udara di Sumatera Utara berkisar antara 15 hingga 32 derajat Celsius. Kelembapan udara berada di angka 68 hingga 100 persen, dengan pergerakan angin dari Selatan ke Barat Daya dan kecepatan mencapai 5 hingga 20 kilometer per jam.
Waspada: 13 Titik Panas Terpantau di Lima Kabupaten
Selain potensi hujan, BBMKG Wilayah I juga mencatat adanya 13 titik panas yang terpantau di lima kabupaten. Titik-titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Dairi, Humbang Hasundutan, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang terpantau titik panas tersebut.