SUMATERA UTARA — Kepastian itu disampaikan FIFA melalui pernyataan resmi, Minggu (12/7). Balogun sebelumnya diusir wasit Raphael Claus pada laga babak 32 besar setelah meninjau insiden pelanggaran terhadap bek Bosnia, Tarik Muharemovic, lewat monitor VAR. Kartu merah langsung itu secara otomatis memicu skorsing satu laga.
Keputusan FIFA: Skorsing Ditangguhkan Setahun Penuh
Dalam keterangannya, Komite Disiplin FIFA menjatuhkan sanksi larangan satu pertandingan kepada Balogun atas pelanggaran Pasal 14 dan 66 Kode Disiplin FIFA. Namun, implementasi hukuman itu ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun.
"Jika Folarin Balogun melakukan pelanggaran serupa dalam periode percobaan, skorsing akan dicabut dan sanksi diberlakukan tanpa mengurangi hukuman tambahan untuk pelanggaran baru," tulis pernyataan FIFA.
Preseden Cristiano Ronaldo dan Respons Pochettino
Keputusan ini bukan tanpa preseden. Cristiano Ronaldo sebelumnya juga lolos dari hukuman di awal Piala Dunia setelah FIFA menjatuhkan larangan tiga pertandingan, dengan dua laga terakhir ditangguhkan dalam periode percobaan satu tahun.
Kabar ini menjadi angin segar bagi Pochettino, yang sejak awal menilai kartu merah untuk pemainnya itu terlalu keras. "Buat saya? Sama sekali bukan kartu merah. Tidak ada niat untuk menginjak pemain. Itu aksi normal dalam sepak bola yang terjadi secara tidak sengaja," ujar pelatih asal Argentina itu usai laga kontra Bosnia.
Catatan Gemilang Balogun di Piala Dunia 2026
Balogun menjadi mesin gol krusial bagi AS di turnamen ini. Ia mencetak tiga gol sejauh ini dan selalu berkontribusi dalam setiap laga yang dimainkan. Dua gol dicetak saat membabat Paraguay di laga pembuka, sementara satu gol lainnya lahir ke gawang Bosnia di babak pertama.
Penyerang berusia 24 tahun itu hanya absen saat diturunkan sebagai pemain cadangan melawan Turki di fase grup. Rekan setimnya, Christian Pulisic, turut membela Balogun. "Melihat kejadiannya, itu terasa sangat keras. Saya bilang padanya, dia sudah berbuat banyak untuk kami, dan sekarang kami akan membelanya," kata kapten AS tersebut.
Dengan status skorsing yang ditangguhkan, Pochettino kini bisa menurunkan skuad terbaiknya saat menjamu Belgia di Seattle. Laga 16 besar ini menjadi ujian sesungguhnya bagi tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 untuk membuktikan diri di fase gugur.