Pencarian

Harga Beras di Sumut Kembali Naik Imbas Pasokan Gabah Menipis, Pengamat Prediksi Masa Sulit Berlangsung Beberapa Pekan ke Depan

Kamis, 09 Juli 2026 • 11:38:01 WIB
Harga Beras di Sumut Kembali Naik Imbas Pasokan Gabah Menipis, Pengamat Prediksi Masa Sulit Berlangsung Beberapa Pekan ke Depan
Harga beras di Sumatera Utara naik akibat pasokan gabah yang menipis pasca musim panen.

MEDAN — Harga beras di Sumatera Utara kembali merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir. Pengamat Ekonomi, Gunawan Benjamin, menyebut kenaikan ini tidak semata-mata karena permintaan tinggi, melainkan lebih disebabkan oleh menurunnya pasokan gabah ke kilang padi.

"Seiring dengan sudah berakhirnya musim panen raya di wilayah Sumut, stok gabah menjadi sulit ditambah," ujar Gunawan, Rabu (8/7/2026).

Produksi Beras Nasional Ikut Turun

Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat temuan di lapangan. Produksi beras nasional pada Mei 2026 tercatat turun sejalan dengan penurunan luas panen sebesar 2,35 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Di Sumut sendiri, sejumlah kilang padi dilaporkan tidak beroperasi penuh. "Kilang masih mengandalkan bahan baku gabah yang stoknya tidak mudah ditambah," jelas Gunawan.

Kapan Pasokan Kembali Normal?

Gunawan memperkirakan Sumut akan segera memasuki periode pasokan gabah di titik terendah dalam beberapa pekan ke depan. Musim panen puncak padi di Sumut baru akan terjadi pada September dan Oktober 2026.

Sementara itu, peningkatan stok gabah baru diperkirakan mulai terlihat pada pertengahan Agustus. "Sehingga beberapa pekan ke depan kita akan berada di masa sulit pasokan," katanya.

Bagikan
Sumber: sumut.idntimes.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks