LANGKAT — Sebanyak 75 pelaku UMKM di Kabupaten Langkat mengikuti pelatihan kewirausahaan yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Rabu (8/7/2026). Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong produk lokal agar bisa bersaing di pasar modern dan internasional.
Materi Pelatihan: dari Strategi Usaha hingga Standar Ritel Modern
Pemateri dari Indomaret, Zaitun, memberikan pembekalan kepada para peserta. Materi yang disampaikan mencakup strategi pengembangan usaha, peningkatan kualitas produk, pengemasan (packaging), pelabelan produk, hingga strategi pemasaran yang sesuai dengan standar ritel modern.
Deputi Branch Manager Indomaret, Boris Andrerson, menyebut bahwa pihaknya tidak hanya memberikan pelatihan satu kali. "Kami akan membimbing para pelaku UMKM mulai dari strategi usaha, packaging, pelabelan produk, hingga pemasaran agar produk yang dihasilkan mampu memenuhi kebutuhan pasar modern," ujarnya.
Plt Bupati: Ibu-Ibu Hebat Penggerak Ekonomi Keluarga
Dalam sambutannya, Plt Bupati Tiorita memberikan apresiasi khusus kepada peserta yang mayoritas merupakan perempuan. Ia menyebut mereka sebagai "Ibu-Ibu Hebat" yang memiliki semangat besar dalam membantu meningkatkan perekonomian keluarga.
"Terima kasih kepada Ibu-Ibu Hebat. Hampir seluruh peserta hari ini adalah perempuan. Ini menunjukkan bahwa kalian memiliki semangat berjuang untuk membantu ekonomi keluarga. Kalian adalah perempuan-perempuan hebat," ucap Tiorita yang disambut tepuk tangan meriah para peserta.
Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak hanya menjadi bekal mengembangkan usaha, tetapi juga menjadi amal ibadah dalam memperjuangkan kesejahteraan keluarga.
Dua Gerobak UMKM Indomaret Dihadiahkan untuk Peserta Beruntung
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, digelar pengundian lucky draw dengan hadiah utama berupa dua unit gerobak UMKM Indomaret. Plt Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, mengundi langsung hadiah tersebut.
Dua pelaku UMKM yang beruntung menerima hadiah adalah Herni Supianti dan Novita Mayang. Masing-masing memperoleh satu unit gerobak UMKM sebagai dukungan untuk mengembangkan usahanya.
Sinergi Pemda dan Swasta untuk UMKM Naik Kelas
Plt Bupati Tiorita menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pelaku UMKM menjadi langkah strategis untuk memperkuat perekonomian daerah. "Ikutilah pelatihan ini dengan serius sehingga produk yang Bapak dan Ibu hasilkan dapat masuk ke ritel modern seperti Indomaret, bahkan mampu bersaing hingga pasar internasional," ujarnya.
Boris Andrerson juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Langkat yang telah membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta. "Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Langkat yang telah memberikan kesempatan kepada Indomaret untuk berkolaborasi. Ini menjadi momentum bersama dalam memajukan UMKM lokal agar semakin dikenal dan memiliki pasar yang lebih luas," jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, Deputi Branch Manager Indomaret Boris Andrerson, License Manager Indomaret, Area Manager Indomaret, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Langkat, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Langkat, serta para pelaku UMKM se-Kabupaten Langkat.