ASAHAN — Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan resmi dibuka Bupati Taufik Zainal Abidin di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini dihadiri para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik beserta jajaran, serta kader TP PKK dari tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan.
Bupati Taufik menegaskan bahwa Rakornis yang digelar setiap bulan bukan sekadar seremonial. Forum ini menjadi ajang memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi antara TP PKK di tiga tingkatan—desa, kecamatan, dan kabupaten.
"Rakornis ini dilaksanakan setiap bulan dalam rangka memperkuat serta menyamakan persepsi TP PKK Desa, Kecamatan, dan Kabupaten, sehingga seluruh program dapat berjalan secara terarah dan berkesinambungan," ujar Bupati dalam sambutannya.
10 Program Pokok dan Kaitan dengan Asta Cita
Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyebut Rakornis sebagai forum strategis untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan perangkat daerah yang menjadi mitra kerja. Ia menekankan pentingnya evaluasi dan sinergi program PKK dari pusat hingga desa.
"Saya berharap melalui Rakornis ini, Tim Penggerak PKK dapat mengevaluasi dan menyinergikan program PKK dari tingkat pusat hingga desa, serta semakin bersemangat melaksanakan 10 Program Pokok PKK sebagai bentuk partisipasi dalam membangun Kabupaten Asahan tercinta," kata Yusnila.
Menurutnya, Gerakan PKK memiliki peran strategis mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045. Implementasi 10 Program Pokok PKK—mencakup pendidikan karakter, pola asuh anak di era digital, hingga pemberdayaan keluarga—menjadi kekuatan menciptakan keluarga yang tangguh. Ia menambahkan, fokus utama saat ini adalah menyukseskan Rencana Induk Gerakan PKK dan memperkuat tata kelola kelembagaan dari kabupaten hingga kelompok Dasa Wisma.
Bupati: Keberhasilan PKK Tergantung Dukungan OPD
Bupati Taufik mengingatkan bahwa keberhasilan program PKK tidak terlepas dari dukungan seluruh OPD. Ia meminta setiap OPD memberikan dukungan penuh sesuai bidang tugas masing-masing.
"Semua program TP PKK dapat berjalan apabila TP PKK dan OPD mampu bekerja sama dengan maksimal, karena setiap program PKK memiliki keterkaitan dengan OPD. Untuk itu saya meminta seluruh OPD agar memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program-program PKK," tegas Bupati.
Ia berharap sinergi kuat antara TP PKK dan Pemkab Asahan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga. "Apabila program PKK berjalan dengan baik, maka tujuan pembangunan yang kita harapkan akan tercapai dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Asahan," katanya.
Peringatan Anti Korupsi di Tengah Pencalonan Asahan
Di akhir arahannya, Bupati Taufik menyelipkan pesan khusus kepada seluruh jajaran OPD. Ia mengingatkan agar aparatur pemerintah daerah menjaga integritas dan menghindari praktik korupsi.
"Saya menghimbau kepada seluruh OPD agar jangan sampai terjerat kasus korupsi. Terlebih saat ini Kabupaten Asahan masuk sebagai salah satu calon Percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi di Indonesia oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mari kita jaga amanah ini dengan bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel," pungkas Bupati.***