Pencarian

Distribusi BBM Tersendat di Sumut, Polda Kerahkan 10 Personel Bersertifikat Sopir Tangki

Jumat, 17 Juli 2026 • 15:03:31 WIB
Distribusi BBM Tersendat di Sumut, Polda Kerahkan 10 Personel Bersertifikat Sopir Tangki
Polda Sumut mengerahkan 10 personel bersertifikat untuk mengemudikan mobil tangki BBM guna mengatasi gangguan distribusi di Medan dan sekitarnya.

MEDAN — Polda Sumatera Utara mengambil langkah darurat dengan mengerahkan 10 personel bersertifikat untuk mengemudikan mobil tangki BBM. Langkah ini merespons gangguan distribusi yang dalam beberapa pekan terakhir membuat sejumlah SPBU di wilayah Medan dan sekitarnya kekurangan pasokan.

Personel Bersertifikat, Bukan Sopir Dadakan

Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri menegaskan bahwa sepuluh anggota yang ditugaskan telah memiliki kualifikasi khusus. “Anggota yang kami siapkan sudah memiliki kualifikasi dan pernah mengikuti pelatihan. Jadi bukan karena bisa mengemudikan truk kemudian langsung ditugaskan,” ujarnya di Medan, Kamis (16/7/2026).

Kemampuan mereka bukan tanpa dasar. Pelatihan serupa telah digelar sejak penanganan gangguan distribusi BBM akibat bencana alam di Sibolga, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan pada 2025. “Pengalaman tersebut membuat personel siap diterjunkan sewaktu-waktu ketika dibutuhkan untuk membantu kelancaran distribusi energi,” kata Dwi.

Rapat Koordinasi Ungkap Akar Masalah

Hasil rapat koordinasi antara Polda Sumut, Pertamina, dan pemerintah daerah menyimpulkan bahwa penyebab utama gangguan adalah berkurangnya jumlah awak mobil tangki. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan pengiriman BBM ke SPBU, yang berujung pada antrean panjang dan kelangkaan di beberapa titik.

Dwi menekankan bahwa langkah pengiriman personel ini bersifat sementara. Namun, ia menilai gangguan distribusi tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Koordinasi Terus Diperkuat

Polda Sumut berkomitmen memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat normalisasi distribusi. “Kami akan terus mendukung setiap langkah percepatan distribusi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ucap Kombes Dwi.

Langkah ini menjadi contoh bagaimana aparat kepolisian turun tangan langsung mengatasi persoalan logistik energi yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Dengan tambahan 10 sopir tangki dari kepolisian, diharapkan pasokan BBM di Sumatera Utara segera pulih.

Bagikan
Sumber: medan.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks