Pencarian

Pemkot Medan Minta Mahasiswa Bijak Gunakan AI, Jangan Sampai Malas Berpikir

Minggu, 19 Juli 2026 • 14:50:31 WIB
Pemkot Medan Minta Mahasiswa Bijak Gunakan AI, Jangan Sampai Malas Berpikir
Sekretaris Diskominfo Kota Medan Budi Harino menyampaikan imbauan kepada mahasiswa agar bijak menggunakan kecerdasan buatan (AI) dalam seminar di Medan.

MEDAN — Kecerdasan buatan atau AI kini menjadi bagian tak terpisahkan dari ekosistem akademik mahasiswa. Namun, Pemkot Medan mengingatkan agar teknologi ini tidak mendegradasi kualitas intelektual generasi muda.

Potensi AI Membuat Mahasiswa Malas Berpikir

Sekretaris Diskominfo Kota Medan Budi Harino menyoroti kemudahan yang ditawarkan aplikasi AI, seperti membuat naskah pidato secara otomatis. Menurutnya, kemudahan ini menjadi catatan penting agar mahasiswa tidak ketergantungan.

"Seperti membuat naskah pidato otomatis ditawarkan di aplikasi AI. Hal itu menjadi potensi menciptakan generasi muda yang malas berpikir jika tidak disikapi dengan bijak," ujar Budi Harino di Medan.

Ia menegaskan bahwa AI harus dimanfaatkan untuk mempermudah aktivitas, bukan menyerahkan sepenuhnya kepada aplikasi. "Jangan sampai kemajuan ini membuat kita berhenti berkembang. Justru harus kita manfaatkan sebagai batu loncatan untuk melangkah lebih maju," katanya.

IMM: AI Alat Bantu Produktivitas, Bukan Pengganti Kecerdasan

Sekretaris PC IMM Kota Medan Achmad Navish Isnaini menyebut bahwa AI sudah tidak tabu lagi di kalangan mahasiswa, peneliti, atau akademisi yang sering diberikan tugas. Namun, ia mengingatkan agar kehadiran AI tidak menggantikan kecerdasan berpikir manusia.

"Ketika kita menggunakan AI ini, sejatinya kecerdasan yang dibuat itu bukan semata-mata untuk memenuhi syarat atau kapasitas diri secara instan. AI harus dijadikan alat atau produk pendukung untuk kebutuhan sehari-hari dan riset kita agar lebih optimal," kata Navish.

Seminar yang dihadiri kader IMM dari berbagai komisariat se-Kota Medan ini bertujuan membekali generasi muda agar tidak hanya menjadi konsumen teknologi. "Melainkan pengguna yang kritis, cerdas, dan bijak," ujarnya.

Mahasiswa Jadi Barometer Pemanfaatan Teknologi

Budi Harino berharap mahasiswa menjadi barometer elemen masyarakat yang memanfaatkan teknologi dengan baik. Ia menargetkan generasi muda bisa mewujudkan generasi emas mendatang tanpa kehilangan daya kritis.

"Kemudahan yang ditawarkan AI dapat menjadi ketergantungan seseorang dalam beraktivitas," kata Budi mengingatkan.

Pemkot Medan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyikapi perkembangan AI secara bijak. Teknologi ini harus menjadi batu loncatan, bukan penghalang untuk terus berkembang.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks