SUMATERA UTARA — Persaingan mobil listrik murah di Asia Selatan diprediksi memanas. Maruti Suzuki, anak usaha Suzuki di India, dikabarkan sedang menyiapkan kendaraan listrik berukuran kecil yang menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan dan pinggiran kota.
Mengutip pemberitaan Motoroids, mobil listrik anyar ini ditaksir dibanderol mulai 8,5 lakh rupee atau sekitar Rp 158,8 juta hingga 10,5 lakh rupee atau Rp 196 juta. Angka tersebut merupakan estimasi harga sebelum pajak dan biaya tambahan lainnya.
Harga Banderol Mulai Rp 158 Jutaan
Dengan rentang harga tersebut, model ini jelas dirancang sebagai kendaraan yang lebih terjangkau ketimbang e Vitara yang sudah lebih dulu melantai di pasar India. Strategi ini sekaligus menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan EV dengan harga hampir setara mobil konvensional.
Salah satu faktor kunci yang menjaga banderol tetap ramah kantong adalah penggunaan baterai berkapasitas relatif kecil. Meski begitu, jarak tempuh yang ditawarkan diperkirakan berada di kisaran 250 hingga 315 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Senjata Baru untuk Jaringan Dealer Arena
Yang menarik, mobil listrik mungil ini berpotensi dipasarkan melalui jaringan dealer Arena. Hal ini berbeda dengan e Vitara yang dijual lewat jaringan premium Nexa. Langkah ini dinilai strategis karena memungkinkan Maruti menawarkan EV kepada basis pelanggan setianya yang selama ini membeli model seperti Swift dan WagonR.
Suzuki tampaknya tak memulai dari nol. Sosok e Sky yang sudah meluncur di Jepang bisa menjadi gambaran arah pengembangan mobil ini. e Sky sendiri memiliki panjang 3.395 mm dengan jarak sumbu roda 2.460 mm, serta menggendong baterai 26 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 310 kilometer.
Bersaing dengan Tata Tiago EV dan MG Comet
Jika benar terealisasi, model ini akan langsung berhadapan dengan deretan kompetitor tangguh di segmen yang sama, seperti Tata Tiago EV, Tata Punch EV, dan MG Comet EV. Ketiganya sudah lebih dulu menguasai pangsa pasar city car listrik di India.
Saat ini belum ada informasi resmi mengenai kapasitas baterai final, tenaga motor listrik, maupun waktu pengisian daya. Jadwal peluncuran pun masih simpang siur. Namun, kabar yang beredar menyebut produksi akan dilakukan di fasilitas Hansalpur, Gujarat — lokasi yang sama dengan perakitan e Vitara sekaligus basis ekspor Maruti.
Kehadiran model ini juga menjadi bagian penting dari rencana besar Maruti Suzuki untuk menghadirkan enam mobil listrik di India hingga tahun fiskal 2031. Langkah tersebut sejalan dengan dorongan pemerintah India untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di pasar domestik.