Pencarian

Erupsi Gunung Sinabung di Karo: 211 KK Mengungsi, Status Gunung Dinaikkan ke Level III

Kamis, 03 September 2026 • 12:43:01 WIB
Erupsi Gunung Sinabung di Karo: 211 KK Mengungsi, Status Gunung Dinaikkan ke Level III
Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, memaksa 211 kepala keluarga atau 613 jiwa mengungsi ke lokasi aman.

Sebanyak 613 jiwa dari 211 kepala keluarga di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terpaksa mengungsi menyusul erupsi Gunung Sinabung pada Senin (31/8) lalu. BPBD Sumut mencatat peningkatan status aktivitas gunung dari Level II menjadi Level III, dengan abu vulkanik menyebar ke 27 desa di lima kecamatan. Belum ada laporan korban luka maupun meninggal dunia akibat peristiwa ini.

MEDAN — Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi di Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, memaksa 211 kepala keluarga atau 613 jiwa meninggalkan rumah mereka. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara mencatat seluruh pengungsi telah berada di lokasi aman sejak Senin (31/8) lalu.

"Berdasarkan laporan, 211 kepala keluarga dilaporkan mengungsi," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, di Medan, Rabu. Ia menyebut data itu dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumut.

Status Gunung Naik ke Level III, Abu Vulkanik Meluas ke 27 Desa

Peningkatan aktivitas Gunung Sinabung terpantau signifikan sejak 31 Agustus 2026. Pemantauan visual dan instrumental menunjukkan status gunung dinaikkan dari Level II menjadi Level III, sehingga radius bahaya diperluas.

Dampak abu vulkanik tidak hanya dirasakan di Desa Kuta Tengah. BPBD Sumut mencatat total 27 desa di lima kecamatan di Kabupaten Karo terkena paparan abu, menyulitkan warga untuk beraktivitas di luar ruangan.

BPBD Kirim Tujuh Tenda Pengungsian, Data Korban Masih Aktif

Untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara, BPBD Sumut telah mengirimkan tujuh tenda pengungsian ke lokasi terdampak. "Kita kirim tujuh tenda pengungsi. Apakah itu terpakai, tergantung BPBD Karo," kata Sri Wahyuni.

Hingga berita ini diturunkan, Pusdalops Sumut melaporkan nihil korban luka maupun meninggal dunia akibat erupsi. Namun, jumlah pengungsi yang tercatat masih berstatus data aktif dan dimungkinkan berubah seiring pendataan lanjutan di lapangan.

Follow kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks