MEDAN — Kedatangan jajaran pengurus KAPMI Sumut ke markas wakil rakyat itu berlangsung gayeng. Selain membahas ekosistem kewirausahaan, rombongan membawa agenda konsolidasi organisasi menjelang pelantikan pengurus.
Rinno Hadinata membeberkan sejumlah tantangan riil yang masih merantai langkah pelaku usaha muda di Kota Medan. Mulai dari urusan permodalan, keruwetan perizinan, hingga terbatasnya akses pasar.
"Banyak anggota kami ini pelaku UMKM muda yang sangat potensial, tapi masih terbentur masalah klasik. Kami berharap dewan bisa menjadi jembatan regulasi. Intinya, kami butuh kebijakan yang memihak agar pengusaha muda ini bisa naik kelas," tegas Rinno.
Empat Rumusan yang Dibawa KAPMI ke DPRD Medan
Dalam audiensi tersebut, KAPMI menyodorkan empat rumusan konkret sebagai bahan pembahasan dengan pimpinan dewan:
- Jaminan kemudahan akses modal dan perizinan bagi pelaku UMKM muda
- Sinergi pembinaan dan digitalisasi UMKM lintas komisi
- Rencana menggelar Bazaar UMKM dan expo Pengusaha Muda
- Dorongan pelibatan pengusaha lokal dalam berbagai proyek pembangunan di lingkungan Pemkot Medan
Empat poin itu menjadi dasar permintaan KAPMI agar DPRD Kota Medan mengambil peran sebagai jembatan regulasi. Harapannya, kebijakan yang lahir berpihak pada pengusaha muda di ibu kota Sumatera Utara.
Respons Ketua DPRD: Pengusaha Muda Aset Berharga Kota Medan
Wong Chun Sen menegaskan komitmen lembaganya untuk terus membackup langkah progresif para pengusaha muda. Menurutnya, roda ekonomi kerakyatan tak akan berputar kencang tanpa sentuhan inovasi anak-anak muda.
"Kami sangat mengapresiasi langkah KAPMI Sumut. Pengusaha muda itu aset berharga Kota Medan. DPRD siap bersinergi, memberikan garansi dukungan moral, dan mengawal kebijakan yang pro-UMKM. Pintu kami selalu terbuka untuk kolaborasi yang membangun kota ini," tutur Wong.
Dukungan moral itu dinilai penting karena persoalan permodalan dan perizinan umumnya berada di ranah eksekutif. DPRD berperan lewat fungsi legislasi dan pengawasan anggaran.
Undangan Khusus untuk Pelantikan Pengurus
Wakil Ketua BPD KAPMI Sumut yang juga Ketua Panitia Pelantikan, Zevri Hutabarat, menyebut audiensi ini merupakan rangkaian pemanasan jelang pelantikan pengurus. Panitia masih mematangkan seluruh persiapan.
"Selain konsolidasi program, ini juga bagian dari persiapan pelantikan BPD KAPMI Sumut. Kami sangat berharap Pak Ketua DPRD bisa hadir dan menjadi saksi momentum kebangkitan pengusaha muda di Sumut. Saat ini panitia terus mematangkan seluruh persiapan," pungkas Zevri.
Rombongan KAPMI yang hadir antara lain Sekretaris Chaerul Umam Sinaga, Bendahara Eva Lariyanti, Wakil Bendahara Marisa Dewi, Ketua Bidang OKK Dini Hikmayani Nasution, serta Ketua KAPMI Kota Medan, Sony.