PSMS Medan menghajar Persiku Kudus 0-6 pada lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang. Kemenangan telak itu lahir dari enam gol yang tersebar di babak pertama dan kedua, sementara Pelatih Persiku Kudus Kahudi Wahyu Widodo menilai anak asuhnya tampil jauh dari harapan.
DELI SERDANG — Laga lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara berakhir dengan skor telak 0-6 untuk tuan rumah PSMS Medan atas tamunya Persiku Kudus. Pertandingan itu disaksikan 2.117 penonton yang memadati stadion.
Enam gol PSMS Medan dicetak Phillerson pada menit ke-7 dan 12, Ragil menit 18, serta Silverio menit 21, 32, dan 52. Rentetan gol cepat itu membuat Persiku Kudus tidak pernah menemukan ritme permainannya sepanjang laga.
Gol Cepat Phillerson Jadi Titik Balik Laga
Pelatih Persiku Kudus Kahudi Wahyu Widodo menyebut gol Phillerson pada menit ke-7 sebagai pemicu runtuhnya kepercayaan diri para pemainnya. Konsentrasi skuadnya buyar setelah gawang mereka bobol lebih dulu.
"Sangat di luar harapan, anak anak tak main maksimal dan sepanjang laga kelihatan stres menghadapi lawan," kata Kahudi di Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu.
Kahudi menambahkan bahwa kondisi mental pemain kian terpuruk ketika beberapa di antaranya mengalami cedera. Skema permainan yang telah disiapkan pun tidak berjalan sesuai rencana.
"Konsentrasi anak anak langsung buyar ketika gol cepat lawan ke gawang kami. Percaya diri runtuh ditambah lagi beberapa pemain cedera hingga skema disiapkan tak berjalan dengan baik," ujarnya.
Babak Kedua Tetap Tak Berbuah Hasil
Pada babak kedua, Persiku Kudus mencoba tampil lebih rapi demi mengejar ketertinggalan. Upaya tersebut tidak membuahkan hasil hingga wasit meniup peluit panjang.
"Ini jadi pelajaran bagi kami. Banyak pemain seperti stres. Saya sampai pusing menyusun skema permainan untuk mengimbangi lawan, tapi tak juga berhasil. Faktor mental sangat berpengaruh dan ini di luar ekspektasi kami," ujar Kahudi.
Kekalahan ini menjadi catatan berat bagi Persiku Kudus yang harus segera membenahi aspek mental pemain sebelum laga berikutnya. Sebab, kompetisi Pegadaian Championship masih menyisakan banyak pertandingan.
Pelatih PSMS Medan Ingatkan Pemain Jangan Cepat Puas
Di kubu PSMS Medan, Pelatih Eko Pudjiarto mengaku bersyukur atas kemenangan pada laga kandang pertamanya. Meski menang besar, ia tetap mengingatkan para pemainnya untuk tidak berpuas diri.
"Alhamdulillah, home pertama kita menang. Kita memang mau menang di pertandingan ini. Semua pemain saya ingatkan jangan berpuas diri, pertandingan masih panjang," kata Eko.
Eko menegaskan target timnya adalah meraih kemenangan pada setiap pertandingan yang dijalani. Ia juga berterima kasih kepada seluruh pemain dan tim atas hasil tersebut.
"Kita butuh setiap match itu menang. Terima kasih kepada pemain dan seluruh tim. Match depannya kita berikan yang terbaik," ujarnya.