BI Sumut Dorong Penguatan Rantai Pasok Pangan Lewat Forum KAD Sumbagut 2026

Penulis: Tengku Syafri  •  Senin, 11 Mei 2026 | 15:23:53 WIB
Peserta Forum KAD Sumbagut 2026 melakukan kunjungan ke sentra hortikultura di Kabupaten Karo.

MEDAN — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara menggandeng pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk memperkuat rantai pasok pangan di kawasan Sumbagut. Forum Kerja Sama Antar Daerah (KAD) Regional Sumbagut 2026 menjadi wadah sinergi yang menyasar langsung sentra produksi hortikultura di Kabupaten Karo.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara Iman Gunadi menyebut forum ini merupakan bagian dari Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) yang sudah berjalan sejak awal 2026.

Sentra Bawang Merah hingga Kubis di Karo Jadi Target Kunjungan

Rangkaian kegiatan KAD tidak hanya berlangsung di ruang rapat. Peserta melakukan kunjungan langsung ke sentra pemasok komoditas hortikultura strategis di Kabupaten Karo, seperti bawang merah, wortel, kentang, dan kubis. Lokasi ini dipilih karena menjadi salah satu lumbung pangan utama di Sumatera Utara.

“Kegiatan itu juga diisi diskusi secara langsung antara BUMD pangan, distributor, dan produsen komoditas hortikultura guna memperkuat jejaring perdagangan serta membuka peluang kerja sama antardaerah,” ujar Iman di Medan, Sabtu.

Memangkas Asimetri Informasi Pasar

Salah satu masalah klasik dalam perdagangan pangan antarwilayah adalah ketimpangan informasi soal harga dan permintaan. Iman menekankan pentingnya perluasan jaringan perdagangan antardaerah serta pengurangan asimetri informasi terkait akses pasar komoditas pangan strategis di Sumut.

Forum ini mempertemukan langsung tiga pihak: produsen di tingkat petani, distributor yang mengelola logistik, dan BUMD pangan yang bertugas menjaga stabilitas pasokan daerah. Dengan begitu, harga di tingkat konsumen bisa lebih terkendali.

Dukungan Pemprov Sumut dan Pemkab Karo

Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sumatera Utara Poppy Marulita Hutagalung menyambut baik pelaksanaan KAD di Kabupaten Karo. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap penguatan kerja sama perdagangan pangan antardaerah.

BI meyakini penguatan KAD merupakan langkah strategis dalam mendukung pengendalian inflasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional Sumatera yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, forum serupa diharapkan bisa diperluas ke komoditas lain seperti beras dan cabai yang juga rentan fluktuasi harga.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top