SUMATERA UTARA — Insiden langka terjadi pada pertandingan hidup mati memperebutkan tiket promosi ke kasta tertinggi Liga Arab Saudi. Al Diriyah dan Al Ula saling berhadapan di laga playoff dengan tensi tinggi sejak menit awal.
Momen paling konyol terjadi saat wasit memberikan hadiah penalti untuk Al Diriyah. Eksekutor tim tuan rumah maju sebagai algojo, namun tendangannya mampu diblok sempurna oleh kiper Al Ula.
Alih-alih mengamankan bola, kiper yang namanya belum dirilis itu justru melakukan blunder fatal. Bola pantul dari bloknya mengenai kakinya sendiri dan masuk ke gawang yang sudah ia tinggalkan.
Pemain Al Diriyah dan penonton yang sempat kecewa karena penalti gagal sontak bersorak. Gol bunuh diri tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan yang menentukan nasib kedua tim di Liga Arab Saudi musim depan.
Kemenangan 1-0 ini membawa Al Diriyah selangkah lebih dekat ke promosi. Sementara Al Ula harus menelan pil pahit karena blunder individu yang seharusnya bisa dihindari.
Playoff promosi Liga Arab Saudi mempertemukan tim-tim dari divisi dua yang bersaing memperebutkan tiket ke Saudi Pro League. Setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal, dan insiden ini menjadi bukti nyata.
Pelatih Al Diriyah mengakui kemenangan timnya tidak terjadi lewat skenario yang direncanakan. "Kami beruntung. Penalti gagal, tapi justru berbuah gol. Ini sepak bola, segala hal bisa terjadi," ujarnya usai laga.
Di sisi lain, juru taktik Al Ula enggan menyalahkan kipernya secara berlebihan. "Dia sudah melakukan tugasnya dengan baik saat menepis penalti. Sayangnya, keberuntungan tidak berpihak," katanya singkat.
Gol bunuh diri dari hasil blok kiper sendiri tergolong langka di pentas playoff. Data statistik mencatat, baru kali ini kejadian serupa terjadi di laga promosi Liga Arab Saudi dalam satu dekade terakhir.
Pertandingan playoff lainnya masih akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Al Diriyah kini di atas angin, sementara Al Ula harus memenangkan laga sisa jika masih ingin bermimpi promosi musim depan.