SUMATERA UTARA — Pekan lalu, pembaca setia portal otomotif Malaysia, Eric Goh, mengirimkan foto mata-mata Hyundai Ioniq 6 N yang tiba di pelabuhan negara tersebut. Gambar itu memperlihatkan mobil dalam balutan warna khas Performance Blue dengan efek pearl yang eksklusif untuk model N. Ini menjadi pertama kalinya sedan bertenaga listrik ini terlihat di luar Korea Selatan, menandakan kesiapan Hyundai untuk merilisnya di pasar regional.
Ioniq 6 N ditenagai dual motor yang menghasilkan 609 PS (448 kW) dan torsi 740 Nm dalam mode normal. Namun, ketika pengemudi mengaktifkan mode N Grin Boost (NGB), tenaga melonjak ke 650 PS (478 kW) dengan torsi 750 Nm. Dengan N Launch Control, mobil ini mampu melesat dari 0 ke 100 km/jam dalam 3,2 detik, lebih cepat 0,2 detik dari saudaranya, Ioniq 5 N.
Baterai NMC 84 kWh generasi kedua memungkinkan pengisian daya cepat DC dari 10 ke 80 persen hanya dalam 18 menit. Jarak tempuh WLTP mencapai 487 km, cukup untuk perjalanan antar kota. Peningkatan daya pengisian ini menjadi nilai jual utama dibandingkan model pra-facelift.
Seperti saudaranya, Ioniq 6 N dibekali perangkat lunak yang mensimulasikan suara mesin dan transmisi kopling ganda delapan percepatan melalui N Active Sound+ dan N e-Shift. Fitur ini dirancang untuk memberikan sensasi berkendara mobil sport konvensional meskipun menggunakan motor listrik. Untuk penggemar drifting, ada N Drift Optimiser yang mengatur distribusi tenaga ke roda belakang.
Mobil ini juga mendapat suspensi khusus, differential elektronik terbatas (e-LSD), dan rem depan berdiameter 400 mm. Semua itu dikendalikan melalui berbagai mode seperti N Race, N Pedal untuk regenerative braking agresif, dan N Track Manager yang berfungsi sebagai lap timer dan analisa data lintasan.
Secara eksterior, Ioniq 6 N memiliki fender melebar untuk velg 20 inci dengan ban Pirelli P Zero Elect. Bemper depan dan belakang lebih agresif dengan aksen merah, serta sayap belakang model swan-neck yang khas. Berdasarkan facelift Ioniq 6, lampu depan terbelah dan kamera samping opsional muncul pertama kali di Malaysia untuk model Hyundai.
Di dalam kabin, setir N dengan tombol fungsi performa dan jok bucket dengan logo N bercahaya menjadi pembeda. Layar 12,3 inci mendapat sistem navigasi terhubung (ccNS) dengan Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel. Konsol tengah baru dengan dua port USB-C dan dudukan kamera aksi di atap melengkapi paket fitur.
Hyundai Malaysia telah membuka pemesanan Ioniq 6 N dengan estimasi harga RM460.000 atau sekitar Rp 1,6 miliar. Angka ini jauh lebih tinggi dari Tesla Model 3 Performance yang dijual RM229.000 di negara yang sama. Perbedaan harga terjadi karena Ioniq 6 N merupakan mobil impor utuh (CBU) dari Korea yang dikenakan bea masuk dan cukai 50 persen.
Menurut jadwal, Ioniq 6 N akan dipamerkan di KLIMS pada 12-21 Juni bersamaan dengan Ioniq 5 N. Pengiriman ke konsumen diperkirakan dimulai setelah acara tersebut. Untuk pasar Indonesia, belum ada konfirmasi resmi dari PT Hyundai Motors Indonesia mengenai kehadiran model N ini.