SUMATERA UTARA — Kompetisi bergengsi yang digelar di Banten pada pekan lalu itu diikuti oleh sepuluh sekolah pilihan dari berbagai daerah, termasuk Tangerang, Serang, Cilegon, Lebak, dan Pandeglang. SMAN 2 Kota Serang harus puas di posisi kedua dengan 5.880 poin, sementara MAN 1 Kabupaten Lebak menempati peringkat ketiga dengan skor 5.870 poin.
Final nasional dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus 2026. Ajang ini dirancang sebagai media strategis untuk menanamkan kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, gotong royong, serta semangat nasionalisme bagi generasi muda.
Komandan Regu SMAN 2 Tangsel, Alvian Christian Larosa, mengakui tekanan mental menjelang final provinsi sangat terasa. "Sebenarnya pada awalnya ketika masuk ke final provinsi kami merasa deg-degan. Kami harus mengambil posisi dengan tepat, tetap fokus, dan saling kompak," ujar siswa kelas XI itu dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).
Alvian menceritakan bahwa persiapan tim sudah dimulai sejak dua bulan sebelum lomba. Latihan mencakup teknik berbaris, buka dan tutup formasi, hingga penguatan fisik. "Persiapan sebelum ke sini juga cukup panjang. Sejak dua bulan lalu kami sudah berlatih dari sekolah," bebernya.
Pelatih tim LKBB-PB SMAN 2 Tangsel, Ibnu Itsnaini Syahril Muharram, menegaskan bahwa lawan di tingkat nasional akan jauh lebih berat. "Yang pasti latihan yang cukup rutin ketika memang kita sudah tahu tanggal pelaksanaannya di nasional. Karena kami punya pengalaman pada tahun sebelumnya, jadi akan dipersiapkan semaksimal mungkin," kata Ibnu.
Ia menambahkan bahwa kondisi fisik anak asuhnya harus terus terjaga. "Mudah-mudahan anak-anak tetap terjaga kondisi fisiknya dan siap menghadapi kompetisi nanti," tuturnya.
Alvian, yang memikul tanggung jawab sebagai komandan regu, memilih menjadikan tekanan sebagai motivasi. "Memang berat karena levelnya sudah nasional. Karena itu persiapannya harus lebih matang lagi. Latihan perlu kami tingkatkan untuk menghadapi nasional. Yang penting jangan pernah patah semangat dan terus bermimpi setinggi mungkin," katanya optimis.
Kegiatan LKBB-PB MPR RI tingkat provinsi ini turut dipantau langsung oleh Deputi Bidang Administrasi Setjen MPR RI Heri Herawan, SH, Kepala Biro Sekretariat Pimpinan Setjen MPR RI Agus Subagyo, serta Wakil Walikota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan. Acara juga dikawal oleh jajaran PPI Pusat, PPI Provinsi Banten, PPI Kota Tangsel, Badan Kesbangpol Banten, Dispora, Disdikbud, serta dewan juri dari unsur TNI.
Bagi SMAN 2 Tangsel, tiket ke final nasional menjadi kebanggaan tersendiri. "Alhamdulillah kita sangat senang sekali. Apalagi sekarang perwakilan dari Tangerang Selatan bisa mewakili Provinsi Banten untuk melaju di tingkat nasional. Mudah-mudahan kita bisa membawa nama Banten lebih harum lagi," ujar Ibnu.