SAMOSIR — Pergerakan wisatawan di Kabupaten Samosir selama periode 25 hingga 31 Mei 2026 mencapai 41.545 kunjungan. Angka ini mendorong PAD dari sektor pariwisata menembus Rp715.973.000 dalam kurun waktu tujuh hari.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir, Tetty Naibaho, menyampaikan data tersebut kepada Sinata.id, Rabu (3/6/2026). Menurutnya, capaian itu menunjukkan daya tarik destinasi lokal yang terus menjadi primadona di kawasan Danau Toba.
Air Mancur menjadi salah satu andalan dengan semburan air alami yang memikat pengunjung. Panorama Tele menawarkan pemandangan Danau Toba dari ketinggian. Sementara Air Terjun Efrata memberikan suasana sejuk dan kesegaran alam pegunungan.
Ketiga lokasi ini menjadi tujuan favorit para pelancong yang datang ke Samosir dalam sepekan terakhir. Keunikan masing-masing destinasi dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Lonjakan kunjungan wisatawan berdampak langsung pada pendapatan daerah. Sektor pariwisata menyumbang Rp715.973.000 bagi PAD Kabupaten Samosir hanya dalam tujuh hari.
Angka ini menjadi indikator positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata di Samosir pasca-pandemi. Pemerintah daerah diharapkan terus mengoptimalkan potensi alam yang ada untuk menjaga tren kunjungan.
Kombinasi keindahan alam Danau Toba dan keunikan tiga destinasi unggulan dinilai menjadi faktor utama. Air Mancur, Panorama Tele, dan Air Terjun Efrata menawarkan pengalaman berbeda yang sulit ditemukan di tempat lain.
Pihak Disbudpar Samosir belum merinci langkah promosi atau pengembangan infrastruktur ke depan. Namun, capaian sepekan ini menjadi modal berharga untuk menjaga momentum pariwisata daerah.