LANGKAT — Ribuan warga korban banjir dari Kecamatan Besitang, Sei Lepan, dan Brandan Barat memadati Lapangan Bola RGM, Senin (27/7/2026). Mereka mengikuti pertemuan terbuka yang digelar untuk mendengar perkembangan terbaru proses verifikasi data calon penerima bantuan tahap II.
Plt Direktur Statistik Ketahanan Sosial BPS RI Budi Santoso menyatakan data korban banjir Kabupaten Langkat telah memasuki tahap ke-9 dari total 11 tahapan. Proses sinkronisasi data masih berjalan sebelum diserahkan ke Kementerian Sosial, Satgas PRR Sumatera, BNPB, dan kementerian terkait lainnya.
"Setelah proses ini selesai, data akan disampaikan kepada Kementerian Sosial, Satgas PRR Sumatera, BNPB, Kementerian PMK, dan Kementerian PKP untuk memasuki tahapan berikutnya," jelas Budi Santoso dalam forum tersebut.
Di hadapan ribuan warga, Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menegaskan pemerintah daerah tidak akan berhenti memperjuangkan hak-hak korban banjir. Ia berjanji akan berada di garda terdepan hingga bantuan benar-benar terealisasi.
"Kalian itu adalah saya dan saya adalah kalian. Saya akan terus berada di barisan terdepan untuk memperjuangkan hak-hak kalian," tegas Tiorita yang disambut antusias warga.
Bentuk keseriusan itu akan diwujudkan pada 4 Agustus 2026. Tiorita berencana bertolak ke Jakarta bersama perwakilan warga korban banjir untuk bertemu kementerian terkait guna mendorong percepatan penyelesaian administrasi.
Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) Kementerian Sosial RI Cece Suryani menyatakan pihaknya terus berupaya mempercepat penyaluran bantuan. Proses masih menunggu data final dari BPS.
"Kami terus berupaya dan tidak pernah mengabaikan Langkat. Saya tahu persis bagaimana kondisi Kabupaten Langkat ketika banjir. Kami dari Kementerian Sosial akan terus memberikan pembaruan setelah data kami terima dari BPS," ujarnya.
Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan mengapresiasi warga yang menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Ia menegaskan Polres Langkat berkomitmen mengawal proses penyelesaian bantuan bersama pemerintah daerah.
"Kami bersama Ibu Plt. Bupati Langkat akan terus mengawal proses ini hingga tuntas. Kami ingin seluruh tahapan berjalan dengan baik sehingga bantuan dapat segera diterima masyarakat dan permasalahan ini tidak berlarut-larut," tegas AKBP Hannry.
Ketua Aliansi Menjemput Keadilan Sauli Lubis mengajak warga tetap bersatu dan tidak mudah terprovokasi. "Tahapan pencairan bantuan tinggal sedikit lagi. Jangan mau terpecah belah oleh provokator sehingga perjuangan kita semua tidak sia-sia," katanya.