MEDAN — PRSU ke-50 menjadi momentum strategis bagi kabupaten/kota di Sumatera Utara untuk memperkuat sinergi promosi potensi daerah. Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc, menekankan bahwa PRSU telah menjadi bagian penting dalam sejarah pembangunan provinsi selama lima dekade.
“PRSU merupakan wadah bagi pemerintah, pelaku usaha, investor, komunitas kreatif, pelaku seni dan budaya, serta masyarakat untuk mempromosikan potensi daerah, memperluas peluang investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya saat membuka acara.
Komitmen Asahan Angkat UMKM dan Pariwisata
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, menyampaikan bahwa keikutsertaan Kabupaten Asahan pada PRSU tahun ini diharapkan dapat memperluas peluang investasi dan kerja sama antardaerah. “Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan PRSU sebagai media dalam memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pertanian, perkebunan, pariwisata, serta seni dan budaya,” ujarnya.
Menurut Taufik, ajang ini juga menjadi sarana untuk memperkuat jejaring antara pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas kreatif. “Serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Asahan,” harapnya.
Harapan Dampak Ekonomi dan Sinergi Antar Daerah
Pembukaan PRSU ke-50 dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumut, para bupati dan wali kota se-Provinsi Sumatera Utara, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya. Acara ini menjadi indikator komitmen bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional yang inklusif.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, PRSU diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan seremonial, melainkan motor penggerak bagi UMKM, pariwisata, dan investasi di Sumatera Utara.