KABANJAHE — Ribuan mata tertuju pada barisan obor yang menyala saat peserta pawai Taptu melintasi Jalan Veteran, Kabanjahe, Minggu (16/8) sore. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo telah bersiap di panggung kehormatan di depan Rumah Dinas Bupati Karo untuk menyambut rombongan.
Pawai yang diikuti jajaran TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Karo, dan para pelajar ini bergerak dari Sekolah GBKP Kabanjahe menuju pusat kota. Suasana semakin semarak ketika para peserta melintas sambil membawa obor, disambut tepuk tangan dan sorak sorai warga yang berjejer di sepanjang trotoar.
Kegiatan ini bukan sekadar arak-arakan, melainkan pengingat akan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Pawai obor menjadi tradisi yang dinanti warga setiap tahunnya, menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam semangat nasionalisme.
Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho menegaskan bahwa keterlibatan jajarannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
"Polres Karo memberikan pengawalan dan pengamanan selama pelaksanaan pawai obor. Kita ingin seluruh masyarakat dapat mengikuti dan menyaksikan kegiatan ini dengan aman, nyaman dan tertib," ujarnya.
Menurut Kapolres, momen seperti ini menjadi sarana efektif untuk menanamkan rasa cinta tanah air, khususnya kepada generasi muda yang menjadi penerus bangsa.
"Kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, khususnya kepada generasi muda. Semangat perjuangan dan persatuan harus terus kita jaga," katanya.
Ia menambahkan, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui peserta pawai. Hal ini untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan baik bagi peserta maupun warga yang menyaksikan.
Pawai obor Taptu ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karo. Kegiatan berlangsung penuh semangat dan mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir.