MEDAN — Sebanyak 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Sumatera Utara resmi dipulangkan ke kabupaten/kota asal masing-masing setelah sukses menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI. Mereka terdiri atas 41 putra dan 33 putri.
Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (18/8/2026). Wakil Gubernur Sumut Surya secara langsung melepas para anggota Paskibraka yang sebelumnya menjalani pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan sistem pengasramaan di Wisma Atlet Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut pada 6–17 Agustus.
Surya menegaskan bahwa selesainya tugas pengibaran bendera bukan berarti berakhir pula pengabdian para anggota Paskibraka. Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama diklat harus terus hidup dalam kehidupan sehari-hari.
“Selesainya tugas sebagai Paskibra bukan berarti selesai pula pengabdian kalian. Hari ini kalian memang kembali ke daerah masing-masing. Seragam Paskibraka mungkin akan dilepas, tetapi nilai-nilai yang telah didapatkan jangan ikut dilepaskan: disiplin, tanggung jawab, integritas, kebersamaan, semangat persatuan dan kecintaan kepada Indonesia,” katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota, purna Paskibraka Indonesia, sekolah, keluarga, dan masyarakat harus terus diperkuat. Hal ini dinilai penting agar pembinaan karakter generasi muda tidak terputus hanya karena momentum peringatan kemerdekaan telah usai.
Di hadapan para anggota Paskibraka, Surya menyampaikan harapannya agar di masa mendatang muncul pemimpin-pemimpin Sumatera Utara dan Indonesia dari barisan mereka. Menurutnya, membangun daerah tidak hanya soal kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga melahirkan generasi unggul yang berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.
“Saya berharap, beberapa tahun yang akan datang, dari barisan Paskibraka yang berdiri di hadapan saya hari ini, akan lahir pemimpin-pemimpin Sumatera Utara dan Indonesia,” ujar Surya.
Ia juga berpesan agar para anggota Paskibraka menjaga persaudaraan yang telah terjalin selama masa diklat. Kebersamaan itu, lanjutnya, tidak boleh selesai hanya karena tugas resmi telah berakhir.
Surya mengapresiasi seluruh anggota Paskibraka yang telah melalui proses seleksi, pendidikan, dan pelatihan. Ia meminta mereka membawa semangat kemerdekaan ke daerah masing-masing dan menjadi teladan di lingkungannya.
“Tugas mengibarkan sang merah putih memang telah selesai, tetapi tugas menjaga nilai-nilai merah putih baru saja dimulai. Teruslah melangkah berprestasi serta jadilah kebanggaan bagi keluarga, kebanggaan bagi Sumatera Utara, dan kebanggaan untuk Indonesia,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Sumut Muhammad Andry Simatupang berharap nilai-nilai yang didapat selama diklat terus dijaga. “Semoga nilai-nilai yang telah didapat selama diklat, serta kebersamaan yang telah dibangun terus dijaga sampai kapanpun,” kata Andry.