Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, meminta kepengurusan baru Karang Taruna Sumut untuk membangun organisasi yang solid dan aktif hingga ke tingkat desa serta kelurahan. Instruksi ini disampaikan Surya saat membuka Temu Karya Karang Taruna Sumut 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Sabtu. Surya menilai organisasi kepemudaan tersebut memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah.
MEDAN — Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya membuka Temu Karya Karang Taruna Sumut 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Sabtu. Dalam sambutannya, ia menekankan agar pengurus yang nantinya terbentuk tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi mampu menjangkau hingga pelosok desa dan kelurahan.
"Kepengurusan yang akan terbentuk nanti harus membangun organisasi yang solid, tertib, dan aktif hingga tingkat desa bahkan kelurahan," kata Surya.
Surya menilai Karang Taruna bukan organisasi baru di tengah masyarakat. Organisasi ini dinilai telah cukup lama berkiprah dan memiliki kedekatan emosional dengan warga di berbagai daerah di Sumatera Utara.
Karena itu, ia berharap Temu Karya ini menjadi momentum untuk membuka lembaran baru dan memperkuat eksistensi organisasi. Keberadaan Karang Taruna dinilai penting untuk membangun kolaborasi bersama pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Wagub menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan pemuda menjadi modal penting dalam membangun Sumatera Utara. Semangat kebersamaan ini dinilai mampu melahirkan lebih banyak gagasan, inovasi, dan aksi nyata yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
"Saya percaya, ketika pemerintah dan pemuda berjalan bersama, maka akan lahir lebih banyak gagasan, inovasi, dan aksi nyata memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," tutur Surya.
Ia pun mengajak seluruh elemen untuk mewujudkan kolaborasi 'Sumut Berkah' menuju Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan. Menurutnya, langkah sederhana yang dimulai dari kerja sungguh-sungguh di setiap desa, kelurahan, hingga kabupaten/kota akan membawa dampak besar bagi kemajuan daerah.
Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Nasional Karang Taruna, Sabam Rajagukguk, menegaskan bahwa organisasinya siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program. Ia menyebut tugas Karang Taruna cukup luas, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga menjaga kelestarian alam dan lingkungan.
"Kita karang taruna bukan jadi beban, tugas kita membantu kinerja pemerintah. Kita sama-sama mengabdi, memberi waktu, memberi tenaga untuk mendukung semua program pemerintah," kata Sabam.
Pernyataan ini sekaligus menjawab keraguan sebagian pihak yang menilai organisasi kepemudaan kerap menjadi beban anggaran daerah. Sabam menegaskan bahwa Karang Taruna justru hadir untuk mengisi ruang-ruang yang belum terjangkau program pemerintah, terutama di tingkat komunitas terkecil.