Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memperluas jaringannya ke Eropa dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia. Penandatanganan yang berlangsung di KBRI London ini menjadi langkah awal kolaborasi riset, pertukaran dosen, hingga program magang mahasiswa di Inggris.
MEDAN — Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) resmi menjalin kerja sama internasional dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya dan Irlandia. Nota kesepahaman ditandatangani di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London, 30 Great Peter Street, Westminster, London SW1P 2BU, pada Sabtu (22/8).
Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., diwakili Dekan Fakultas Agama Islam, Assoc. Dr. Zailani, M.A., dalam penandatanganan tersebut. Adapun Ketua PCIM Britania Raya dan Irlandia, Ince Dian Aprilyani Azir, turut membubuhkan tanda tangan sebagai mitra kerja sama.
Acara ini disaksikan langsung oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Bidang Hubungan dan Kerja Sama Internasional, Prof. Syafiq A. Mughni, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Britania Raya, Dr. Desra Percaya. Sekretaris Jenderal Muslim Council of Britain (MCB), Dr. Wajid Akhter, juga hadir dalam kesempatan tersebut.
Kerja sama ini bukan sekadar seremoni. PCIM Britania Raya dan Irlandia menawarkan diri menjadi penghubung UMSU dengan sejumlah perguruan tinggi di Britania Raya. Peluang yang dibuka mencakup kolaborasi riset, program visiting lecturer, hingga Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan magang mahasiswa.
Prof. Dr. Akrim, M.Pd., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penguatan program internasional menuju world class university. Menurutnya, pengembangan kualitas pendidikan harus menyentuh seluruh aspek Catur Dharma Perguruan Tinggi.
Pengiriman utusan ke London ini menjadi bukti kebijakan internasionalisasi yang terus didorong rektor. Perhatian besar diberikan pada perluasan kerja sama dan program-program global di seluruh unit dan fakultas di lingkungan UMSU.
Prof. Syafiq A. Mughni mengingatkan bahwa Muhammadiyah adalah organisasi wasathiyah yang terbuka bekerja sama dengan lembaga mana pun, selama menjunjung tinggi prinsip-prinsip kemanusiaan. Ia mengajak jajaran pengurus PCIM untuk membawa spirit perjuangan KH Ahmad Dahlan.
"Berjuang dengan ikhlas dan tanpa pamrih dalam mengembangkan dakwah dan kiprah Muhammadiyah di Britania Raya dan Irlandia," pesan Prof. Syafiq dalam sambutannya di hadapan pengurus cabang istimewa.
Dekan FAI, Dr. Zailani, mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari visi rektor yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan internasionalisasi. Langkah-langkah implementasi kini mulai disusun secara konkret.
Program yang paling mungkin direalisasikan adalah KKN dan magang mahasiswa di London pada tahun mendatang. Selain itu, UMSU juga akan menjajaki kolaborasi antara dosen dan peneliti yang berada di Britania Raya.
Kehadiran perwakilan Al Jam'iyatul Washliyah dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam acara tersebut menambah semangat kebersamaan lintas ormas Islam Indonesia. Kerja sama ini diharapkan menjadi pijakan penting bagi UMSU untuk memperkuat kontribusi Muhammadiyah Sumatera Utara di kancah global.