DELI SERDANG — Kepala Kepolisian Resor Kota Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., melakukan pemantauan langsung di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang. Peninjauan ini dilakukan pasca pembatalan sejumlah penerbangan yang dipicu dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Meski aktivitas penerbangan saat ini sudah kembali normal, pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban di kawasan bandara terjaga. Kapolresta juga memantau situasi para penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan sebelumnya.
Kapolresta Deli Serdang bersama personel Polresta Deli Serdang turut memantau aktivitas di area terminal keberangkatan. Mereka memastikan situasi di lingkungan bandara tetap aman dan terkendali.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak bandara, maskapai dan stakeholder terkait agar setiap perkembangan situasi dapat direspons dengan cepat dan tepat,” ujar Kombes Pol. Hendria Lesmana.
Hendria mengimbau para calon penumpang agar tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan pihak maskapai maupun petugas bandara. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
Pembatalan sejumlah penerbangan sebelumnya terjadi sebagai dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang memengaruhi aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu.
Berdasarkan hasil peninjauan, situasi di Bandara Internasional Kualanamu terpantau sudah normal, aman, lancar, tertib dan kondusif. Aktivitas masyarakat di area terminal juga berlangsung dengan tertib.
Kapolresta Deli Serdang menegaskan bahwa personel Polresta Deli Serdang akan terus melakukan pemantauan situasi dan memberikan pengamanan. Langkah ini untuk memastikan masyarakat tetap merasa aman selama berada di kawasan Bandara Internasional Kualanamu.
Peninjauan tersebut menjadi bentuk kesiapsiagaan Polresta Deli Serdang dalam memastikan situasi keamanan tetap terpelihara. Sekaligus memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat di tengah adanya gangguan operasional penerbangan.