INALUM Promosikan Hilirisasi Aluminium Indonesia di Forum Bisnis Santiago Chile, Bidik Pasar Amerika Latin dan Karibia

Penulis: Tengku Syafri  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:31:01 WIB
Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno membuka INALAC Energy and Mining Business Forum di Santiago, Chile.

BATU BARA — Perusahaan peleburan aluminium milik negara di bawah naungan Danantara Indonesia dan MIND ID itu menegaskan kesiapannya membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan mitra di Amerika Latin dan Karibia. Fokus kerja sama yang ditawarkan mencakup pengembangan teknologi, skema pembiayaan, hingga perluasan pasar produk aluminium.

Keikutsertaan INALUM dalam forum tersebut disebut sebagai langkah strategis memperkuat rantai nilai industri dan mendorong daya saing aluminium Indonesia di pasar global.

Wamenlu Buka Forum, Angkat Isu Hilirisasi ke Panggung Amerika Latin

Forum bisnis INALAC 2026 dibuka langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Arif Havas Oegroseno. Dalam pembukaan INALAC Energy and Mining Business Forum, ia mengangkat eksistensi hilirisasi dan penguatan industri Indonesia ke hadapan mitra kawasan Amerika Latin dan Karibia.

Pembukaan forum menempatkan sektor energi dan pertambangan sebagai salah satu pilar utama kerja sama ekonomi Indonesia dengan kawasan LAC.

Melati Sarnita Panelis Sesi Mining and Energy Forum

Pada sesi utama Mining and Energy Forum, Direktur Utama INALUM Melati Sarnita hadir mewakili MIND ID sebagai panelis. Ia membahas perkembangan sektor pertambangan dan energi Indonesia serta peluang kerja sama antarnegara hingga kawasan.

Forum ini mengusung tema "Indonesia–Latin America and the Caribbean Green Energy Partnership: Moving Towards Investment, Technology and Industrial Collaboration". Tema tersebut menegaskan arah kemitraan energi hijau yang menjadi salah satu fokus pertemuan.

Tiga Bidang Kolaborasi yang Ditawarkan INALUM

INALUM menyampaikan kesiapan membangun kemitraan dengan mitra di Amerika Latin dan Karibia dalam tiga bidang utama:

  • Pengembangan teknologi pengolahan aluminium
  • Skema pembiayaan proyek industri
  • Penyerapan dan pengembangan pasar produk aluminium

Ketiga bidang itu menjadi pintu masuk bagi INALUM untuk memperluas kemitraan sekaligus memperkuat posisinya dalam rantai nilai industri aluminium global.

Kontribusi Nilai Tambah bagi Industri Nasional

Langkah ekspansi ini diarahkan pada peningkatan daya saing aluminium Indonesia di pasar global. INALUM juga menyebut partisipasi dalam forum tersebut sebagai upaya memperkuat kontribusi industri aluminium dalam menciptakan nilai tambah bagi Indonesia.

INA–LAC Business Mission 2026 di Santiago menjadi salah satu forum yang mempertemukan Indonesia dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia. Forum ini membuka jalur komunikasi bisnis antara pelaku industri Indonesia dan calon mitra di kawasan tersebut.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: metrorakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top