TEBING TINGGI — Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kadin Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 di Pondok Bagelen, Kamis (25/6/2026). Acara ini digelar di tengah tekanan ekonomi lokal yang ditandai dengan penutupan beberapa industri dan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyebut forum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang darurat untuk menyelaraskan program pemerintah dan dunia usaha. "Rakerda merupakan forum penting untuk merumuskan program kerja, memperkuat sinergi, serta menyusun langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Iman Irdian Saragih.
Perputaran Uang di Tebing Tinggi Anjlok 10 Persen
Ketua Kadin Provinsi Sumatera Utara, Firsal Dida Mutyara, membeberkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan perputaran uang di Kota Tebing Tinggi turun sekitar 10 persen dibanding tahun lalu. Ia mendorong Kadin daerah untuk aktif mengidentifikasi sektor bisnis potensial yang bisa menjadi lokomotif pemulihan.
"Kota Tebing Tinggi memiliki posisi strategis untuk dikembangkan sebagai pusat logistik dan industri, di samping penguatan pada sektor jasa pendidikan serta kesehatan," kata Firsal. Ia juga mengusulkan kolaborasi erat dengan perbankan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi syariah.
PHK dan Penutupan Industri Jadi Tantangan Utama
Ketua Kadin Kota Tebing Tinggi Muhamad Iqbal mengakui tantangan ekonomi lokal saat ini cukup kompleks. "Kami menghadapi penutupan beberapa industri dan dampak PHK," ungkapnya.
Sebagai langkah konkret, Kadin Kota Tebing Tinggi memfokuskan program pada peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap digitalisasi. Kerja sama dengan berbagai mitra strategis juga dijalin untuk mendukung transformasi digital, literasi keuangan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Kami juga berencana mengadakan acara Car Free Night sebagai upaya menjadikan Kota Tebing Tinggi sebagai destinasi yang menarik, bukan hanya tempat persinggahan," tambah Muhamad Iqbal.
Komitmen Pemkot: Kemudahan Berusaha dan Pengembangan UMKM
Wali Kota Iman Irdian Saragih menegaskan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif. "Pemerintah Kota Tebing Tinggi berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif, memberikan kemudahan berusaha, serta mendorong pengembangan sektor unggulan yang mampu meningkatkan nilai tambah," tegasnya.
Ia juga mengajak pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas SDM, memanfaatkan teknologi digital, memperluas jejaring, dan mendukung pengembangan UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah. "Mari kita perkuat semangat kebersamaan, kolaborasi, dan gotong royong untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan," seru Wali Kota.
Penandatanganan MoU dan Dukungan Lintas Sektor
Rakerda ini juga dirangkai dengan prosesi penandatanganan kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah. Acara dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebing Tinggi, Polres Tebing Tinggi, sektor perbankan, Ketua MUI, serta sejumlah kepala dinas terkait.