MEDAN — Suara riuh pengunjung memenuhi area paviliun daerah PRSU 2026 sejak Jumat pekan lalu. Di tangan mereka, selembar kertas yang dilipat mirip paspor bergambar maskot PRSU ke-50 menjadi benda paling berharga.
Lembaran itu bukan tiket pesawat, melainkan kartu berburu stempel. Setiap pengunjung wajib mengumpulkan minimal 24 cap dari stan kabupaten atau kota pilihan, plus lima stempel sponsor utama, untuk bisa membawa pulang hadiah.
Aturan Main: 24 Stempel Daerah Ditambah Lima Sponsor Wajib
Oneida, petugas registrasi di lokasi penukaran, menjelaskan mekanisme permainan ini kepada setiap peserta. "Jadi gini kak, kan kita ada 33 kota sama kabupaten. Tapi yang perlu distempel itu 24 saja, terserah mau yang mana," katanya, Senin (06/07/2026).
Ia menegaskan, lima stan sponsor wajib—Indosat, Bank Sumut (Bonsumot), Oxygen, Lazada, dan Gojek—tidak boleh terlewat. "Kalau yang lima ini gak keisi, walaupun sudah 25 stan daerah, tetap tidak bisa ditukar hadiahnya," ujar Oneida.
Liburan Keluarga Jadi Lebih Berwarna
Rina (42), warga Jalan Bromo, Medan, sengaja memboyong suami dan kedua anaknya ke PRSU. "Tujuan awalnya ya mau lihat-lihat saja, jalan-jalan bawa anak-anak. Nanti kalau ada produk atau barang yang cocok, sekalian belanja," tuturnya saat ditemui di sela antrean.
Namun, permainan berburu stempel mengubah rencana santai itu menjadi petualangan edukatif. Anak-anak Rina berlarian dari satu anjungan ke anjungan lain, belajar tentang keragaman budaya dan produk unggulan daerah Sumut. "Ini sekarang lagi sibuk nempel-nempel biar bisa ditukar hadiahnya nanti sebelum pulang. Seru juga buat anak-anak biar gak bosan jalan-jalannya," kata Rina sambil menunjukkan lembar paspornya yang hampir penuh.
Antrean Panjang, Senyum Tak Luntur
Hingga Senin sore, stan penukaran hadiah masih dipenuhi antrean. Meski harus berjalan memutari area pameran yang luas, pengunjung tampak puas. Botol minum, tas punggung eksklusif, hingga merchandise Bank Sumut menjadi buah tangan yang dibawa pulang.
Panitia terus mendistribusikan lembar paspor baru seiring tingginya antusiasme warga Medan dan sekitarnya sejak hari pertama. PRSU ke-52 ini membuktikan bahwa pameran daerah bisa dikemas sebagai wisata interaktif yang menguntungkan semua pihak—pengunjung dapat hadiah, daerah mendapat promosi gratis.