SUMATERA UTARA — Peluncuran Yamaha Byson terbaru dikonfirmasi langsung oleh Yamaha Indonesia melalui rilis resmi yang diterima redaksi, Selasa pekan lalu. Motor yang masuk dalam lini FZ Series ini mengusung mesin 149 cc satu silinder, sama seperti pendahulunya. Namun, ubahan signifikan terjadi pada sistem bahan bakar yang kini kompatibel dengan bensin bersubsitusi etanol tinggi.
Mesin 149 cc Flex-fuel, Pertama di Keluarga FZ
Yamaha membekali Byson terbaru dengan teknologi yang memungkinkan mesin bekerja optimal pada campuran bensin dan etanol hingga 85 persen, atau dikenal sebagai E85. Sistem injeksi dan material komponen internal mesin telah disesuaikan agar tahan terhadap sifat korosif etanol.
Kemampuan ini membuat Byson menjadi model perdana di jajaran FZ yang tidak hanya bergantung pada bensin murni. Langkah ini dinilai strategis di tengah dorongan penggunaan bahan bakar nabati, terutama di pasar seperti Brasil dan Thailand yang sudah akrab dengan etanol.
Desain dan Fitur yang Dibawa
Secara tampilan, Byson terbaru masih mempertahankan DNA naked sport khas Yamaha dengan headlamp LED dan bodi berotot. Panel instrumen tetap digital dengan informasi kecepatan, odometer, dan indikator bahan bakar.
Yamaha tidak menyebut perubahan signifikan pada sasis atau sistem pengereman. Rem depan masih cakram, belakang tromol, tanpa opsi ABS. Ban depan 100/80-17 dan belakang 130/70-17 masih dipertahankan.
Ketersediaan dan Harga di Indonesia
Yamaha Indonesia belum mengumumkan harga resmi untuk Byson terbaru ini. Namun, beberapa dealer di Jakarta dan Surabaya sudah mulai menerima pesanan dengan estimasi harga berkisar Rp 26 juta hingga Rp 28 juta on the road Jakarta.
Byson generasi sebelumnya dibanderol sekitar Rp 24 jutaan. Kenaikan harga wajar terjadi karena penyesuaian pada sistem injeksi dan material mesin yang mendukung flex-fuel. Pilihan warna yang tersedia adalah hitam doff, merah, dan biru metalik.
Kompetitor dan Posisi Pasar
Di segmen naked sport 150 cc, Byson bersaing dengan Honda CB150R dan Suzuki GSX-S150. Namun, keunggulan flex-fuel membuat Byson unik di kelasnya. Belum ada kompetitor langsung yang menawarkan kemampuan serupa untuk pasar Indonesia.
Yamaha terlihat ingin membidik konsumen yang sadar akan efisiensi dan keberlanjutan bahan bakar. Meski infrastruktur etanol di Indonesia masih terbatas, kehadiran Byson ini bisa menjadi sinyal kesiapan pabrikan menghadapi regulasi energi terbarukan ke depan.