Pencarian

SOL Salurkan 1,8 Ton Bibit Bawang Merah untuk Petani di Pahae Jae, Tapanuli Utara

Selasa, 14 Juli 2026 • 12:27:01 WIB
SOL Salurkan 1,8 Ton Bibit Bawang Merah untuk Petani di Pahae Jae, Tapanuli Utara
,8 ton bibit bawang merah varietas Batu Ijo disalurkan SOL kepada 22 anggota Kelompok Tani Gabe Naniula di Desa Tordolok Nauli, Pahae Jae.

TAPANULI UTARA — Sebanyak 22 anggota Kelompok Tani Gabe Naniula di Desa Tordolok Nauli menerima bantuan bibit bawang merah dari Sarulla Operations Ltd (SOL) pada Jumat (10/7) lalu. Bibit varietas Batu Ijo seberat 1,8 ton itu disalurkan untuk mendukung pengembangan sektor hortikultura di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Pelatihan dan Pendampingan Sebelum Bibit Disalurkan

External Relations Specialist SOL Industan Sitompul mengatakan, seluruh anggota kelompok tani telah mengikuti pelatihan budidaya bawang merah sebelum bibit diberikan. Mereka juga memperoleh pendampingan teknis serta dukungan sarana produksi berupa kompos, pupuk, dan mulsa untuk memastikan kesiapan lahan tanam.

"Kami berharap 22 anggota Kelompok Tani Gabe Naniula dapat memanfaatkan peluang usaha ini sebagai sumber pendapatan tambahan bagi keluarga," kata Sitompul mewakili manajemen perusahaan, Selasa (14/7).

Kolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Praktisi Lokal

Dalam pelaksanaan program, SOL berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara. Perusahaan juga menggandeng praktisi budidaya bawang merah Jekson Oppusunggu dari Kecamatan Muara untuk memberikan pendampingan langsung kepada petani selama proses budidaya.

Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Tapanuli Utara Mantovani Lumban Tobing, Sekretaris Dinas Pertanian Ester Sinaga, Kepala Bidang Hortikultura Frans Pavo Purba, Camat Pahae Jae Marhasak Simaremare, dan Kepala Desa Tordolok Nauli Jones Aritonang.

Target: Meningkatkan Pendapatan dan Ketahanan Pangan

Melalui program pengembangan bawang merah ini, SOL menegaskan komitmennya untuk mendukung ketahanan pangan dan memperkuat kapasitas petani lokal. Perusahaan berharap program ini tidak hanya menghasilkan panen yang berkualitas, tetapi juga membuka peluang usaha yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan petani dalam mengembangkan bawang merah sebagai komoditas hortikultura bernilai ekonomi sehingga menghasilkan panen yang berdaya saing.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks