Pencarian

Kodam I/BB Kerahkan 18 Prajurit Kualifikasi Sopir Truk Bantu Distribusi BBM di Medan, Ini Alasannya

Kamis, 16 Juli 2026 • 16:33:31 WIB
Kodam I/BB Kerahkan 18 Prajurit Kualifikasi Sopir Truk Bantu Distribusi BBM di Medan, Ini Alasannya
prajurit TNI dari Kodam I/Bukit Barisan mulai bertugas mendampingi distribusi BBM di Medan.

MEDAN — Sebanyak 18 prajurit TNI Angkatan Darat dari Kodam I/Bukit Barisan mulai bertugas mendampingi dan mengawal proses distribusi BBM di Medan. Mereka bukan mengambil alih tugas Pertamina, melainkan diperbantukan untuk memastikan pasokan energi ke SPBU tetap tepat waktu di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat Sumatera Utara.

Mengapa TNI Turun Tangan Bantu Distribusi BBM?

Keterlibatan personel TNI ini dipicu oleh surat resmi dari PT Elnusa Petrofin tertanggal 14 Juli 2026. Dalam surat tersebut, perusahaan yang menjadi mitra operasional Pertamina itu menyampaikan adanya kendala distribusi akibat lonjakan permintaan BBM dan Bahan Bakar Khusus (BBK) di Sumatera Utara.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, menjelaskan bahwa permintaan bantuan ini mengacu pada Nota Kesepahaman antara PT Pertamina dan TNI yang telah ditandatangani sejak September 2022. Nota tersebut mengatur sinergitas pengamanan objek vital nasional.

Peran 18 Prajurit: Bukan Sopir Pengganti, Tapi Pendamping

“Personel yang ditugaskan adalah mereka yang memiliki kualifikasi mengemudikan kendaraan berat atau truk. Mereka akan melakukan pendampingan terhadap awak mobil tangki selama proses pendistribusian,” ujar Kolonel Sandy, Rabu (15/7/2026).

Penugasan ini bukan tanpa alasan. Kodam I/BB memiliki pengalaman serupa saat menangani berbagai bencana alam di Sumatera Utara, di mana keterbatasan pengemudi kendaraan berat kerap menjadi kendala utama dalam pendistribusian logistik dan BBM ke masyarakat.

Berapa Lama Bantuan TNI Ini Berlangsung?

Bantuan ini bersifat terbatas dan sementara. Berdasarkan surat permohonan, dukungan personel TNI akan diberikan dalam kurun waktu 14 hingga 17 Juli 2026. “Apabila distribusi BBM telah kembali normal, maka perbantuan tersebut akan berakhir. Kami siap membantu pemerintah daerah mengatasi kesulitan masyarakat sesuai ketentuan,” tegas Kapendam.

Kodam I/Bukit Barisan menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk sinergi antarlembaga, bukan pengambilalihan tugas. Kolaborasi antara Pemprov Sumut, Pertamina, PT Elnusa Petrofin, dan TNI diharapkan mampu mempercepat normalisasi distribusi sehingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat kembali lancar.

Bagikan
Sumber: tobasatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks