Pencarian

PAUD di Gunungsitoli Hanya 1 Ruang Kelas di Belakang Gereja, Wagub Sumut Janji Tambah Sarana Pendidikan untuk 45 Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 • 18:35:01 WIB
PAUD di Gunungsitoli Hanya 1 Ruang Kelas di Belakang Gereja, Wagub Sumut Janji Tambah Sarana Pendidikan untuk 45 Anak

GUNUNGSITOLI — Sebuah ruang kelas semi-permanen di halaman belakang Gereja Simanaere menjadi satu-satunya tempat belajar bagi 45 anak PAUD Amin Simanaere di Kota Gunungsitoli, Kepulauan Nias. Enam guru mengajar tanpa perlengkapan belajar dan bermain yang memadai. Kondisi ini mendapat perhatian langsung Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi.

Keterbatasan Fasilitas yang Memprihatinkan

Kepala PAUD Amin Simanaere Septinus Zebua mengungkapkan, sekolahnya sangat membutuhkan tambahan ruang kelas serta perlengkapan belajar dan bermain agar proses pendidikan berlangsung optimal. “Kami berharap pemerintah memperhatikan pembangunan ruang kelas dan penyediaan alat peraga,” katanya.

Dari data yang disampaikan, PAUD tersebut kini memiliki 45 peserta didik dengan enam tenaga pengajar. Surya yang didampingi Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli Marthinus Lase meninjau langsung kondisi ruang kelas yang masih sangat sederhana.

Komitmen Pemprov: Pendidikan Jadi Prioritas Pembangunan

Wagub Surya menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. “Saya di sini atas utusan Bapak Gubernur Bobby Nasution untuk melihat sarana publik. Tekad kami membawa kemajuan di Kepulauan Nias, termasuk Kota Gunungsitoli,” ujarnya.

Menurut Surya, peningkatan kualitas dan ketersediaan fasilitas PAUD merupakan investasi jangka panjang. “Kita ingin masyarakat sejahtera dan jauh dari kemiskinan. Satu faktor penentunya memajukan pendidikan, baik kualitas maupun kuantitas,” katanya. Ia juga menekankan perlunya perhatian bersama dari pemerintah kabupaten/kota se-Kepulauan Nias dan pemerintah provinsi.

Target 2027: Pemenuhan Kebutuhan Secara Bertahap

Surya berharap berbagai kebutuhan PAUD Amin Simanaere dapat dipenuhi secara bertahap melalui dukungan Pemerintah Kota Gunungsitoli. “Mudah-mudahan pada 2027, berbagai kebutuhan sekolah ini dipenuhi sehingga anak-anak dapat belajar dengan fasilitas yang lebih baik,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Gunungsitoli Marthinus Lase menegaskan komitmen pemerintah daerah mendukung program provinsi, khususnya sektor pendidikan. “Peningkatan kualitas pendidikan menjadi langkah strategis agar Kepulauan Nias segera keluar dari status daerah tertinggal,” kata dia.

Kunjungan Wagub Sumut ke PAUD Amin Simanaere menjadi bagian dari rangkaian pemantauan sarana publik di Kepulauan Nias. Dukungan penambahan sarana PAUD diharapkan dapat memperbaiki kualitas pembelajaran anak usia dini serta memperkuat fondasi sumber daya manusia unggul di wilayah tersebut.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks