MEDAN — Hingga Semester I 2026, volume penumpang KAI Divre I Sumut sudah menembus 1,39 juta orang dan diproyeksikan terus bertambah hingga akhir tahun. Angka ini menjadi bukti bahwa kepercayaan publik terhadap kereta api sebagai moda transportasi aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan semakin tinggi.
Transformasi 140 Tahun: Dari Tembakau Deli ke Bandara Kualanamu
Sejarah perkeretaapian Sumut bermula dari pesatnya industri perkebunan tembakau Deli pada akhir abad ke?19. Pemerintah Hindia Belanda memberikan konsesi kepada Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) pada 1883 untuk membangun rel dari perkebunan ke Pelabuhan Belawan. Jaringan itu kemudian meluas ke Binjai, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Tanjungbalai, hingga Rantau Prapat.
Setelah nasionalisasi perusahaan Belanda, pengelolaan sepenuhnya berada di bawah PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kini, jaringan rel aktif membentang 476,46 kilometer, tidak hanya melayani lintas utama tetapi juga jalur cabang KA Bandara Kualanamu (2013) dan konektivitas menuju Pelabuhan Kuala Tanjung serta KEK Sei Mangkei (2022).
”Setelah 140 tahun, perkeretaapian di Sumatera Utara tidak hanya bertahan tetapi juga bertransformasi yang saat ini sudah berkembang menjadi sarana mobilitas favorit masyarakat Sumatera Utara,” kata Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, di Medan, Sabtu lalu.
Angkutan Barang: Tulang Punggung Logistik Daerah
Di sektor logistik, volume angkutan barang KAI Divre I Sumut mencapai 883.661 ton pada 2024, turun menjadi 685.355 ton pada 2025, dan 387.895 ton sepanjang Semester I 2026. Anwar menjelaskan fluktuasi ini dipengaruhi oleh dinamika permintaan pasar domestik dan global serta rantai pasok industri.
Meski volume barang menurun, angkutan barang tetap menjadi tulang punggung logistik strategis bagi perekonomian daerah. ”Peningkatan jumlah penumpang dari tahun ke tahun membuktikan semakin tingginya kepercayaan publik terhadap kereta api. Di sisi lain, angkutan barang tetap menjadi tulang punggung logistik yang strategis bagi perekonomian daerah,” ujarnya.
Komitmen KAI: Interkoneksi dan Inovasi ke Depan
Memasuki usia ke?140, KAI Divre I Sumut berkomitmen terus berinovasi dan memperkuat interkoneksi antarwilayah guna mendukung aksesibilitas menuju pusat pertumbuhan ekonomi baru. ”Kami berkomitmen memastikan kereta api tetap menjadi pilihan transportasi andalan yang berkontribusi nyata dalam memperkuat konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara,” tutup Anwar.